Waspada
Waspada » Sebelum Masuk SD, AUD Di Agara Wajib Belajar Sekolah Paud/TK
Aceh

Sebelum Masuk SD, AUD Di Agara Wajib Belajar Sekolah Paud/TK

KUTACANE (Waspada): Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tenggara, menggelar Sosialisasi Penyelenggaraan tentang anak usia dini sebelum masuk SD wajib belajar di Sekolah Paud/TK.

Kegiatan sosialisasi tersebut yang melibatkan lintas sektor diantaranya, PKK Kabupaten Agara, Dinas Sosial, Bunda  Paud, Keluarga Berencana, Apdesi, Kemenag, Kepala SD, Pengawas SD, Kepala TK dan Paud, Pengawas TK dan Paud, berlangsung di Gedung Kesenian di Bumi Sepakat Segenep Metuah Kutacane Jumat (1/10).

Kepala Bidang Paud dan Dikmas Aceh Tenggara, Sutri Nazrah dalam sambutannya menyampaikan, tujuan dari sosialisasi itu, anak usia dini sebelum memasuki Sekolah dasar diwajibkan terlebih dahulu ke jenjang Sekolah Paud/ TK, supaya anak tersebut siap mengikuti pelajaran.

“Sosialisasi ini terus dilakukan dalam menindaklanjuti Peraturan Pemerintah Nomor: 2 Tahun 2018 tentang standar pelayanan minimal Pendidikan pelaksanaan penyelenggara Usia Dini, dan didukung oleh Peraturan Bupati Nomor:  23 Tahun 2019, tentang anak usia dini holistik dan Interaktif, terang Sutri Nazrah.

Dijelaskan, pelaksanan kegiatan ini, selama enam hari sejak 2 Nopember sampai selesai, untuk mendorong penyelenggaraan tersebut diharapkan selain stakeholder,  peran utama Pemerintahan Desa agar mempedomani dan melaksanakan Surat Edaran Bupati Nomor 33 tahun 2019 tentang pengembangan anak usia dini.

Juga turut membina Paud/TK di wilayahnya masing- masing agar menuju generasi yang berkualitas, pungkas Sutri Nazrah menambahkan.

Di tempat terpisah, di gedung P3G Komplek Pelajar Babussalam Kutacane, 100 guru kontrak mengikuti sosialisasi tentang pelaksanaan baca tulis alguran (BTQ) dari 110 guru kontrak yang ada di Kabupaten Aceh Tenggara.

Kabid Guru Tenaga Kependidikan (GTK) pada Disdikbud Agara, M Rasadi menjelaskan, melalui kegiatan sosialisasi tersebut guru kontrak mampu mendidik anak didik membaca alguran dan perintah shalat selama dalam jangka waktu dua bulan ke depan.

“Harus mampu, mendidik siswa siswi membaca alguran dan perintah shalat masing masing guru kontrak melakukan penandatanganan pakta integritas.

Selain siswa siswi mampu membaca alguran dan perintah shalat, guru kontraktor juga harus sanggup untuk meningkatkan disiplin mengajar dan membuat buku laporan realisasi kemajuan siswa setiap bulannya, ujar M. Rasadi menambahkan.(Cseh)

Teks Foto

Seratusan guru kontrak ikuti sosialisasi BTQ, Waspada/Seh Muhammad Amin

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2