Satu Rumah Kayu Dihuni 2 KK Ludes Dilalap Api - Waspada

Satu Rumah Kayu Dihuni 2 KK Ludes Dilalap Api

  • Bagikan
Kondisi rumah kayu yang ludes terbakar. Waspada/Ist
Kondisi rumah kayu yang ludes terbakar. Waspada/Ist

 

ACEH UTARA (Waspada): Satu unit rumah konstruksi kayu yang dihuni dua kepala keluarga (KK) miskin di Gampong Tambon Tunong Kec. Dewantara Kab. Aceh Utara, kini ludes dilalap api dalam musibah kebakaran yang terjadi secara tiba-tiba.

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran yang terjadi pada Kamis (29/4) siang itu, namun korban sebanyak 11 jiwa kini telah kehilangan seluruh harta bendanya yang ikut menjadi abu dalam kebakaran rumah.

Tetangga korban kebakaran yang menjadi saksi mata Hasriana mengatakan, dirinya sempat melihat api pertama kali muncul dari atas plafon rumah yang terbuat dari triplek.

Saat itu pula, Hasriana sempat berteriak kebakaran dan meminta pertolongan. Seketika itu juga seluruh keluarga penghuni rumah berlarian keluar menyelamatkan diri dari panasnya api.

Karena kobaran api kian membesar karena telah melalap kain gorden jendela dan dalam sekejap si jago merah memenuhi seluruh ruangan.

Kapolsek Dewantara AKP Nurmansyah membenarkan terjadi peristiwa kebakaran yang sempat membuat panik warga di Gampong Tambon Tunong Kec. Dewantara Kab. Aceh Utara.

Dikatakannya, informasi yang dihimpun dari warga sekitar, kebakaran terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, diduga arus pendek menjadi sumber pemicu api yang secara perlahan- lahan mulai membesar hingga menghanguskan satu unit rumah yang dihuni oleh 11 orang dalam dua kepala keluarga (KK).

Satu unit rumah itu telah disekat karena dihuni oleh dua KK yakni Fauzan bersama 6 orang keluarganya dan Yusman bersama lima orang keluarganya.

“Kalau kronologi kejadian masih dalam penyelidikan,” kata Kapolsek Dewantara, AKP Nurmansyah.

Disebutkannya kobaran api begitu cepat menjalar dan melalap seluruh bangunan rumah yang terbuat dari konstruksi kayu yang mudah terbakar.

Kondisi terakhir, api berhasil dipadamkan 30 menit kemudian, dengan bantuan 6 unit mobil pemadam kebakaran, diantaranya 2 unit Damkar PT PIM, 2 unit Damkar Pemda Aceh Utara dan 2 unit Damkar Pemko Lhokseumawe.

Menurut AKP Nurmansyah, meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun, kondisi korbannya sudah sangat mendesak untuk kebutuhan bantuan masa panik. Karena korban kebakaran kini telah kehilangan tempat tinggal dan tidak memiliki harta benda apa pun.

“Meski tidak ada korban jiwa, namun nasib korban membutuhkan pertolongan dan kebutuhan mendesak berupa bantuan masa panik untuk korban,” ujarnya.(b09)

 

  • Bagikan