Waspada
Waspada » Satu Rumah Di Bireuen Habis Terbakar
Aceh

Satu Rumah Di Bireuen Habis Terbakar

Rumah di Bireuen Terbakar
Korban Yusuf A Gani dan isteri Hafsah Rasyid, ditemui Waspada, lokasi kejadian rumahnya habis terbakar, Sabtu (7/3). (Waspada/Abdul Mukthi Hasan/B)

BIREUEN (Waspada): Satu unit rumah konstruksi semi permanen beratap seng beserta seluruh isinya habis terbakar, di Gampong Panton Bili, Kecamatan Pandrah, Bireuen, Sabtu (7/3) pukul 17:00 WIB, sumber api belum diketahui pasti diduga akibat korsleting listrik.

Data dihimpun Waspada dilokasi kejadian rumah tersebut milik Yusuf A Gani, 55, tani, ditempati dengan isteri Hafsah Rasyid, 45, ibu rumah tangga, dan anaknya Aswani 27, serta suami Fajri dan anaknya Muhammad 2,5 tahun.

Hafsah mengatakan saat kejadian rumah kosong karena anak dan cucunya sudah pergi keluar, Hafsah juga lagi kerja upahan kupas buah pinang tidak jauh dari rumah, sedangkan suaminya Yusuf dikebun 2 Km dari kediaman mereka.

Tiba-tiba, adik sepupu Ainon, 35, tinggal disamping rumah datang memberitahukan kepada Hafsah, rumahnya sudah terbakar. Bergegas korban pulang melihat bagian dalam rumahnya terbakar dan kobaran api dengan cepat membesar.

Hafsah didampingi suaminya ditanyai Waspada di lokasi mengatakan, akibat kejadian itu seluruh isi rumahnya habis terbakar tidak dapat diselamatkan, yang tersisa hanya pakaian melekat dibadan, sebutnya.

Sementara itu, petugas pemadam dari Pos Pembantu Simpang Mamplam ditanyai Waspada, mengatakan, setelah mendapat informasi dua unit pemadam dikerahkan ke TKP dan kondisi rumah sudah dikuasi api hingga tidak dapat diselamatkan lagi.

Diduga Korsleting Listrik

Sementara itu, Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan, SIK, MSi melalui Kapolsek Pandrah Iptu Fajriadi, SH dan Babinkamtibmas Bripka Edi Rahmat, dikonfirmasi Waspada ,menceritakan kejadian rumah di Bieruen yang habis terbakar.

Kronologis kejadiannya saat itu Hafsah lagi berada di kebun lagi memetik buah pinang dan tiba-tiba dipanggil oleh warga memberitahu rumah sedang terbakar. Lalu pulang dan melihat rumah sudah terbakar dan sedang dilakukan pemadaman oleh warga setempat.

Api dengan cepat membesar sehingga mengharuskan rumah korban dan isinya, akibat kejadian itu korban mengalami kerugian Rp200 juta.

“Belum dapat dipastikan penyebab kebakaran, namun diduga akibat dari kosleting listrik di dalam rumah,” terang Kapolsek Pandrah. (cb02/B)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2