Waspada
Waspada » Saiful Basri Pimpin PGRI Aceh Timur
Aceh Pendidikan

Saiful Basri Pimpin PGRI Aceh Timur

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur, Saiful Basri, M.Pd, menyampaikan sambutan saat membuka Konferensi XXII Tahun 2021 di Aula SMAN 1 Peureulak, Sabtu (16/1) sore.  Saiful Basri Pimpin PGRI Aceh Timur. Waspada/M. Ishak
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur, Saiful Basri, M.Pd, menyampaikan sambutan saat membuka Konferensi XXII Tahun 2021 di Aula SMAN 1 Peureulak, Sabtu (16/1) sore.  Saiful Basri Pimpin PGRI Aceh Timur. Waspada/M. Ishak

PEUREULAK (Waspada): Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Aceh Timur, menggelar Konferensi XXII Tahun 2021, Sabtu (16/1). Agenda lima tahunan itu dipusatkan di Aula SMAN 1 Peureulak.

Hadir dalam kesempatan itu antara lain, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur, Saiful Basri, M.Pd, Ketua MPD Aceh Timur Tgk. Alauddin, Kabid PSMP Disdikbud Aceh Timur, Muslim Z, Kabid PSD Agussalim, Kasi Penmad Kankemenag Aceh Timur Fadly, para kepala sekolah dan kepala madrasah, baik SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA.

Setelah berlangsung seluruh agenda, 49 peserta dari tujuh cabang yang hadir memilih Saiful Basri sebagai ketua dengan perolehan 42 suara.

Sementara Wakil Ketua I dan II terpilih M. Isa, dengan perolehan 23 suara dan H. Syarifuddin S Malem, dengan perolehan 15 suara. Sedangkan Sekretaris PGRI Aceh Timur terpilih Shulfan, M.Sc, dengan perolehan 22 suara.

Ketua PGRI Aceh, Al Munzir, M.Sc, dalam sambutannya menyampaikan beberapa hal, diantaranya berkaitan dengan gedung sekretariat PGRI diseluruh kabupaten/kota, termasuk sekretariat PGRI di Kabupaten Aceh Timur.

“Sekretariat harus ada di daerah, karena sekretariat dapat dijadikan tempat rapat rutin, rapat kerja dan rapat-rapat lain untuk memperjuangkan hak-hak guru,” kata Al Munzir, seraya berharap, sekretariat juga dapat dijadikan sebagai ruangan pemeriksaan awal setiap permasalahan yang muncul.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur, Saiful Basri, M.Pd, dalam sambutannya berharap, PGRI di daerahnya harus benar-benar aktif dalam memperjuangkan hak-haknya diseluruh jenjang.

“Ke depan PGRI Aceh Timur harus aktif, namuanya harus didukung sarana dan prasarana yang memadai,” katanya.

Saiful juga mengatakan, kepengurusan PGRI Aceh Timur kedepan juga perlu memperjuangkan kesejahteraan guru kontrak dan honor diseluruh jenjang.

“Oleh karenanya, kepengurusan ke depan harus mewakili seluruh unsur disemua jenjang, baik guru, kepala sekolah atau kepala madrasah dan pengawas serta pensiunan guru yang aktif serta peduli pendidikan,” sebut Saiful Basri.

Ketua Panitia, Shulfan, M.Sc, dalam laporan sebelumnya menyebutkan, peserta konferensi merupakan utusan PGRI Cabang Se Aceh Timur.

“Masing-masing cabang PGRI mengirimkan lima utusan yang memiliki hak suara dan hak bicara dalam konferensi ini,” sebut Shulfan.

Dalam Konferensi XXII PGRI Aceh Timur akan dibahas beberapa hal, diantaranya Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) PGRI Aceh Timur Tahun 2014-2019.

“Akhir dari konferensi nantinya juga akan memilih kepengurusan baru untuk periode 2021-2025, baik ketua, para wakil ketua dan sekretaris,” ujar Shulfan. (b11).

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2