Waspada
Waspada » Rumor Jual Beli Jabatan Kasek Di Cabdin Pendidikan Agara
Aceh

Rumor Jual Beli Jabatan Kasek Di Cabdin Pendidikan Agara

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Aceh Tenggara, Drs.Sarfin.M.Pd saat dikonfirmasi Waspada terkait  rumor jual beli jabatan kepala SMA sederajat, Kamis (22/7) siang.Waspada/Seh Muhammad Amin

KUTACANE (Waspada):  Rumor jual beli jabatan Kepala Sekolah Tingkat Atas yang berada di bawah naungan jajaran Cabang Dinas Pendidikan Aceh Tenggara menguap dan terus menjadi perbincangan hangat di bumi Sepakat Segenep.

Seperti diberitakan beberapa media masa dan media Online Terbitan Aceh dan Sumut tiga pekan sebelumnya, tak ayal membuat warga Aceh Tenggara terperangah menyusul beredarnya isu jual beli jabatan Kepala Sekolah SMA sederajat.

Informasi diterima Waspada dari berbagai sumber yang layak dpercaya menyebutkan, jual beli jabatan kepala sekolah yang disebut-sebut untuk anak yatim tersebut, bukan hanya melibatkan beberapa oknum Kepala Sekolah saja, namun ikut juga menyeret nama Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Tenggara yang saat ini dijabat,SRP.

Disebutkan sumber, bagi Kepala Sekolah yang masih berkeinginan menduduki jabatan sebagai Kepala Sekolah,agar tetap bertahan dan menduduki jabatannya pada beberapa sekolah SMA sederajat, diminta agar menyetor uang sebesar Rp. 15 Juta, sedangkan untuk jabatan promosi dan rotasi, jumlah biaya uang  pelicin yang diminta oknum tertentu tersebut bervariasi,mulai dari Rp. 20 Juta sampai Rp.50 juta,tergantung besarnya sekolah yang diminati.

Untuk memuluskan dugaan permainan kotor jual beli jabatan kepala sekolah tersebut dan agar tak terendus pihak berwajib, beberapa oknum yang masih berada dibawah jajaran Cabang Dinas Pendidikan Aceh Tenggara,melakukan gerilya menemui beberapa Kepala Sekolah dan  calon kepala sekolah yang berminat promosi jabatan.

Tak tanggung-tanggung, jelas sumber yang minta jati dirinya tak disebutkan, untuk menjemput dan menemui kepala sekolah yang ingin bertahan dan peminat jabatan kepala sekolah tersebut, langsung didatangi ASN yang disebut-sebut sebagai ASN yang menduduki jabatan sebagai kepala Sekolah pada beberapa sekolah SMA di Aceh Tenggara, seraya mengatakan, atas dugaan kasus jual beli itu, Kacabdin Pendidikan Agara, telah dipanggil dan diperiksa pihak Dinas Pendidikan Aceh baru-baru ini di Banda Aceh.

Nasrulzaman, salah seorang pengamat kebijakan publik di Provinsi Aceh ketika dimintai Waspada tanggapannya, Kamis (22/7) terkait dugaan pungli jual beli jabatan kepala Sekolah tingkat SMA sederajat di lingkungan Cabang Dinas Pendidikan Agara mengaku kecewa dan menyesalkan terjadinya praktek kotor berupa jual beli jabatan untuk meraih jabatan sebagai kepala sekolah tersebut.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Aceh Tenggara, Drs.Sarfin.M.Pd kepada Waspada Kamis (22/7) membantah isu dan tudingan berbagai komponen masyarakat terkait jual beli jabatan kepala sekolah SMA sederajat tersebut.

Uang yang dimaksud utusan menemui beberapa sekolah itu memang ada dan tidak kita minta, namun bukan untuk pelicin jabatan, tapi untuk kedatangan tamu dari provinsi.

“Itu hal biasa karena tanpa diminta pun, pasti dananya ditanggulangi secara bersama,”ujar Sarpin.

Terkait isu beredarnya rekaman percakapan jual beli jabatan yang diduga melibatkan beberapa oknum ASN maupun Kepala Sekolah SMA sederajat tersebut Sarpin mengakuinya, namun Sarpin mengaku tak tahu menahu tentang siapa yang berbicara dalam rekaman tersebut.(Cseh)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2