RSUD TCD Sigli Operasi Sesar Dengan Metode ERACS - Waspada

RSUD TCD Sigli Operasi Sesar Dengan Metode ERACS

- Aceh
  • Bagikan

SIGLI (Waspada): Direktur RSUD Tgk Chik Di Tiro, Dr. Muhammad Yassir, SpAn menyampaikan, teknik ERACS menjadi salah satu fasilitas yang melengkapi proses persalinan komprehensif di RSUD Tgk Chik Di Tiro.

Yassir mengatakan itu dalam siaran persnya yang diterima Waspada, Minggu (26/9). Siaran pers itu menulis bahwa program Studi Anestesiologi dan Terapi Intensif FK Universitas Syah Kuala (USK) /RSU Zainoel Abidin melakukan kunjungan ke RSUD Tgk Chik Di Tiro dengan tajuk Tour of Prodi Anestesi FK USK sebagai komitmennya untuk pengembangan RS daerah dan memperluas layanan terhadap masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, tim anestesi dipimpin langsung oleh Ka Bagian Anestesi, Dr. Zafrullah Khani Jasa, SpAn (K). Selain kegiatan ilmiah yang bertajuk “Penatalaksanaan Anestesi Terkini Pasien Obstetri dan Ginekologi” yang dilanjutkan dengan Demonstrasi Teknik Enhanced Recovery After Caesarean Surgery (ERACS) yang merupakan terobosan dalam pembiusan, langsung terhadap 2 pasien operasi SC.

Teknik ERACS mempunyai tujuan khusus untuk mengurangi rasa nyeri sehingga pasien dapat segera melakukan mobilisasi bahkan berjalan sesegera mungkin setelah operasi. Dengan teknik ini juga memungkinkan untuk memangkas waktu rawatan dari pasien. Tim anestesi dalam demonstrasi tersebut berhasil menunjukkan keunggulan dari teknik tersebut sehingga pasien sesudah tindakan operasi, 2 jam kemudian sudah bisa berjalan dan segera diterapkan oleh tim anestesi RSUD TCD.

Sementara Operator Sectio RSUD TCD dr Arika Husnayanti Aboebakar SpOG (K) mengatakan operasi ERACS, ini pertama dilakukan oleh tim dokter persalinan di RSUD TCD.

Arika yang bertindak sebagai operator sectio dalam operasi sesar tersebut menyebutkan tim operasi yang melakukan anestesi adalah dr Yusmalinda Sp.An dan tim dari prodi anastesi Fakultas Kedokteran USK Dr.dr.Zafrullah Khany Jasa, Sp.An, KNA (KPS Prodi Anestesi FK USK.

“Seperti berjalan ke kamar mandi, menyusui si kecil, serta duduk dengan nyaman. Nah, inilah keistimewaannya. Jadi hampir tidak ada bedanya dengan usai melahirkan dengan cara pervaginam alias normal,” tambah Arika yang juga ketua IDI Kabupaten Pidie. (b06)

Tim dari Prodi Anastesi Fakultas Kedokteran Universitas Syah Kuala (USK) dan RSU Zainoel Abidin Banda Aceh didampingi Operator Sectio RSUD Tgk Chik Ditiro, Sigli dr Arika Aboebakar SpOG (K) melakukan foto bersama sebelum melakukan operasi sesar dengan metode ERACS, Sabtu (25/9). Waspada/Ist

  • Bagikan