Rocky Kenang Keluarganya Korban Tsunami

  • Bagikan
Bupati Rocky (ketiga kanan) bersama para jamaah ikut memanjatkan tahlil dan doa mengenang anak dan keluarganya serta masyarakat Aceh secara umum yang menjadi korban tsunami 2004 silam di kediamannya di Buket Itam, Desa Seuneubok Teungoh, Kec. Darul Ihsan, Aceh Timur, Kamis (25/12) malam. Rocky Kenang Keluarganya Korban Tsunami. Waspada/M. Ishak
Bupati Rocky (ketiga kanan) bersama para jamaah ikut memanjatkan tahlil dan doa mengenang anak dan keluarganya serta masyarakat Aceh secara umum yang menjadi korban tsunami 2004 silam di kediamannya di Buket Itam, Desa Seuneubok Teungoh, Kec. Darul Ihsan, Aceh Timur, Kamis (25/12) malam. Rocky Kenang Keluarganya Korban Tsunami. Waspada/M. Ishak

 

IDI (Waspada): Mengenang anak dan keluarganya menjadi korban Tsunami, Bupati Aceh Timur menggelar tahlil dan doa di kediamannya di Buket Itam, Desa Seuneubok Teungoh, Kecamatan Darul Ihsan, Kabupaten Aceh Timur, Kamis (25/12) malam.

Hadir antara lain Ketua DPRK Aceh Timur Tgk. Muhammad Daud, Sekda Aceh Timur Ir. Mahyuddin Syech Kalad, M.Si, staf ahli bupati, para asisten, kepala SKPK, alim ulama, tokoh masyarakat, unsur Komite Peralihan Aceh (KPA) dan para pengurus Partai Aceh (PA) serta para santri.

Kegiatan diawali dengan doa yang dipimpin ulama kharismatik Aceh, Tgk. H. Abdul Wahab atau Abu Keude Dua.

Selesai doa, kegiatan dilanjutkan dengan penyantunan ratusan anak yatim dari Dayah Al Huda Darul Ihsan, Aceh Timur.

Mengingat lokasi kediaman yang sempit, sehingga jamaah tahlil yang diundang terbatas, namun tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

Bupati Aceh Timur H. Hasballah HM. Thaib atau akrab disapa Rocky, mengatakan, tahlil dan doa yang digelar tersebut untuk mengenang anak, keluarganya dan masyarakat Aceh secara umum yang meninggal dalam musibah Tsunami Aceh, 26 Desember 2004 silam.

“Mudah-mudahan Allah SWT menerima doa sesuai dengan niat para jamaah yang hadir,” kata Rocky, seraya berterimakasih atas kedatangan dan keikhlasan doa yang dipanjatkan secara bersama-sama dengan harapan makbul dan diijabah oleh-Nya.

Sebagaimana diketahui, sejak Aceh diterapkan Darurat Militer (DM) Tahun 2003, sebagian besar masyarakat di tanah rencong pantai timur mengungsi ke titik-titik pengungsian.

Bahkan sebagian dari anak-anak mereka jenjang SD, SMP dan SMA dipindahkan pendidikannya ke Banda Aceh, ibu kota Provinsi Aceh, termasuk anak dan keluarga dari Rocky (Bupati Aceh Timur saat ini–red), karena ketika itu Rocky bersama istrinya Hj. Fitriani, ikut bergerilya bersama pasukan GAM lainnya di Aceh Timur.

Setahun sebelum Aceh damai melalui penandatangan butir-butir damai di Helsinki 15 Agustus 2005, bencana alam Tsunami menerjang sebagian besar kawasan pesisir Aceh, persisnya 26 Desember 2004. Saat itulah, anak dan keluarga Rocky ikut menjadi korban, bahkan mayatnya tidak ditemukan.

Pasca damai, Rocky kembali menjadi masyarakat dan bergabung di bawah payung KPA.

Tujuh tahun damai, Rocky bersama Syahrul Bin Syama’un, diputuskan menjadi Paslon Bupati/Wakil Bupati Aceh Timur periode 2012-2017.

Lalu, pasangan dari PA itu kembali memenangkan Pilkada 2017 menjadi Bupati/Wabup Aceh Timur Periode 2017-2022. (b11)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.