Ribuan Siswa SD Langsa Mulai Divaksin

  • Bagikan
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Langsa, Dra Suhartini MPd, saat memantau langsung proses vaksinasi perdana di sejumlah SD dalam wilayah Kota Langsa, Senin (17/1).Waspada/Rapian
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Langsa, Dra Suhartini MPd, saat memantau langsung proses vaksinasi perdana di sejumlah SD dalam wilayah Kota Langsa, Senin (17/1).Waspada/Rapian

LANGSA (Waspada): Ribuan siswa dan siswi Sekolah Dasar (SD) dalam wilayah Kota Langsa mulai divaksinasi perdana Covid 19 di sejumlah sekolah, Senin (17/1).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Langsa, Dra Suhartini MPd yang langsung turun memantau pelaksanaan vaksinasi mengatakan, bahwa untuk pelaksanaan vaksinasi perdana ini ada tujuh sekolah yang menyasar 1.994 siswa.

Lanjutnya, adapun sekolah yang melaksanakan vaksin meliputi di SD Negeri 1 Langsa sebanyak 539 anak, SD Negeri Gampong Jawa sebanyak 482, SD Negeri 1 Kebun Baru sebanyak 120, SD Negeri PB Teungoh sebanyak 80 siswa, SD Negeri Sukarejo sebanyak 163 siswa, SD Negeri 2 Kebun Lama ada 274 siswa dan SD Negeri 3 Langsa sebanyak 336 anak, total 1.994 orang.

“Yang kita vaksin anak-anak usia dari 6 – 11 tahun pada tingkatan SD dan hari ini perdana kita lakukan vaksin,” ujar Suhartini.

Sedangkan secara keseluruhan ada 18.682 siswa untuk Kota Langsa yang meliputi tingkat SD dan MI, namun untuk SD hanya ada sekitar 14.178 siswa yang menjadi sasaran vaksin, untuk tahap awal menargetkan 75 persen yang artinya untuk pelaksaan Proses Tatap Muka (PTM).

Suhartini berharap tercapainya target 75 persen vaksonasi dan kalau bisa hingga 100 persen, agar PTM bisa berjalan normal dan tanpa kendala.

“Alhamdulillah hari ini kita lakukan vaksin untuk anak SD dengan melibatkan berbagai unsur seperti TNI, Polri, RSUD, Puskesmas dan lainnya tanpa kendala,” ucap Suhartini yang juga Ketua PGRI Kota Langsa itu.

Dijelaskannya, adapun proses vaksin ini berdasarkan persetujuan orangtua dan tidak diberikan sanksi apapun apabila tidak ada persetujuan wali siswa.

“Tidak ada pemberlakuan sanksi apapun bagi yang tidak mau divaksin, namun kita tetap memberikan edukasi kembali kepada semua kalangan agar ikut vaksin demi terciptanya kesehatan dan PTM bisa berjalan dengan baik,” imbuhnya.

Terlihat dari pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ikut serta memantau jalannya vaksin yakni, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Langss, Dra Ratna Dewi, Kabid Pemb. Ketenagaan, Tatang Warandana Harahap SST, M.CIO, Kabid Pemb. SMP, Muhammad Ikhsan ST. M.CIO, Kabid Paud dan PNF, Zulfadli, SE, Kabid Kebudayaan, Basri Ananda, SE danKabid Pemb. SD, Indrana Syahputra, SE. (crp)


  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.