Waspada
Waspada » Ribuan Jamaah Tarekat Syattariyah Antar Janazah Abu Habib Qudrat
Aceh

Ribuan Jamaah Tarekat Syattariyah Antar Janazah Abu Habib Qudrat

RIBUAN Pengikut Habib Tarekat Syattariyah di Nagan Raya mengantarkan jenazah Almarhum Abu Habib Qudrat ke pamakaman di Desa Peulekung Kecamatan Seunagan Timur Kabupaten Nagan Raya, Minggu (5/7). Waspada/Muji Burrahman
RIBUAN Pengikut Habib Tarekat Syattariyah di Nagan Raya mengantarkan jenazah Almarhum Abu Habib Qudrat ke pamakaman di Desa Peulekung Kecamatan Seunagan Timur Kabupaten Nagan Raya, Minggu (5/7). Waspada/Muji Burrahman

NAGAN RAYA (Waspada): Ulama sekaligus tokoh kharismatik Aceh, Abu Habib Qudrat tutup usia di 84 tahun.

Mursyid Tarekat Syattariyah Abu Habib Qudrat bin Habib Muda Seunagan wafat pada pukul 23:30 WIB, di kediaman pribadi di Desa Peuleukung, Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya, Minggu (5/7).

Pantauan Waspada ribuan warga dan jamaah pengikut tarekat Syattariyah memandu dan mengantarkan langsung jenazah Abu Habib Qudrat dengan diiringi zikir Salawat dan juga ribuan antri untuk bertemu dengan Abu Habib Qudrat terakhir kalinya.

Almarhum Abu Habib Qudrat meninggalkan istri dan anak, yang diantaranya Cut Ipah, Said Kamaruddin, Said Zainal Abidin (Alm), Said Mehrap, Cut Hayatun dan Cut Meli.

Suasana haru tampak terlihat saat pengantaran jenazah Abu Habib Qudrat yang diiringi shalawat dan zikir saat dishalatkan di Masjid Jamik Habib Muda Seunagan, yang dipimpin langsung imam Said Jamalul Kudus (Habib Let Panyang).

Selanjutnya, Almarhum Abu Habib Qudrat disemayamkan di Desa Peuleukung, samping Masjid Jamik Abu Habib Muda Seunagan.

Said Kamaruddin anak dari Abu Habib Qudrat, kepada Waspada mengatakan, beliau memang sudah sering sakit sejak setahun yang lalu, dalam keadaan kurang sehat beliau tidak bisa memimpin jamaah tarekat Syattariah di Peuleukung dari semua pengikutnya.

“Sampai saat ini beliau sebelumnya sempat dirawat di rumah sakit beberapa malam, setelah sampai di kediaman Abu, kondisi beliau memang sempat membaik, dan beliau sempat memanggil anak-anaknya dan cucunya, sebelum beliau wafat,” kata Said Kamaruddin.

Sementara itu, pengikut Tarekat Syattariyah Tgk Nurdin mengungkapkan, sebagai pengikut sangat merasa kehilangan beliau, apalagi di saat kami membutuhkan beliau selalu ada, dan selalu membantu kami dan pengikut di seluruh wilayah di Aceh.

“Beliau juga seorang ulama dan juga Mursyid Tarekat Syattariyah di Nagan Raya yang sangat disegani dan dikenal luas di seluruh masyarakat,” tutupnya.

Sebelumnya untuk diketahui, Abu Habib Qudrat merupakan pemegang amanah Tarekat Syattariyah di Nagan Raya dari keluarga Besar Habib Muda Seunagan.

Wafatnya Abu Habib Qudrat, Ulama yang juga Mursyid utama tarekat Syattariyah membuat masyarakat dan pengikut berduka selain di Nagan Raya, Abdya, Aceh Barat, Takengon, Gayo Lues, Pidie, dan kabar duka turut menyelimuti seluruh masyarakat Aceh. (b22)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2