Ribbon Cetak e-KTP Di Abdya Kosong

Ribbon Cetak e-KTP Di Abdya Kosong

  • Bagikan
Kadisdukcapil Abdya Jamaluddin M Dausal S.Pd. Waspada/Syafrizal
Kadisdukcapil Abdya Jamaluddin M Dausal S.Pd. Waspada/Syafrizal

BLANGPIDIE (Waspada): Sejak beberapa terakhir, ribbon atau tinta untuk mencetak Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik, atau sering disebut e-KTP, pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Aceh Barat Daya (Abdya), dilaporkan tidak ada persediaan alias kosong.

Akibatnya, masyarakat ‘Nanggroe Breuh Sigupai’ yang ingin mendapatkan atau mengurus identitas diri itu, tidak dapat dilayani petugas Disdukcapil Abdya. “Informasinya, kosong tinta itu sudah terjadi sejak dua minggu terakhir ini. Bisa jadi demikian, buktinya, saya yang ingin mengurus e-KTP tidak bisa. Kata petugas, balik saja minggu depan, mungkin sudah ada tintanya,” ungkap Fahrurrazi, salah seorang warga Kuala Batee, ditemui Waspada di kompleks kantor Disdukcapil Abdya, Jalan Irian, Kecamatan Blangpidie, Selasa (21/9).

                                             

Hal yang sama juga diakui Masyitah Hasyim, ibu rumah tangga warga Babah Rot. Menurutnya, hari ini hari ketiga ia mendatangi kantor Disdukcapil Abdya, guna mengurus e-KTP anaknya. Pertama kali ia bersama anaknya datang pada Rabu (15/9) lalu, kali kedua Jumat (17/9). Hari ini ia bersama anaknya datang lagi, dengan harapan dapat segera mengurus e-KTP anaknya, yang akan kembali ke Banda Aceh, dalam rangka menempuh pendidikan di bangku kuliah. “Tapi, hari ini juga gagal karena kata petugas belum ada tinta. Entah sampai kapan tinta itu datang, atau memang gak datang sama sekali,” katanya kesal.

Kadisdukcapil Abdya Jamaluddin M Dausal S.Pd, melalui Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Samsuar Rustam, dimintai tanggapannya, membenarkan kondisi itu. Menurutnya, kekosongan ribbon sudah terjadi kurang lebih dua minggu lalu. “Untuk sementara ini, kita tidak bisa melakukan percetakan e-KTP bagi warga,” jelasnya.

Mengatasi masalah itu lanjutnya, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan percetakan Republik Indonesia (RI) di Banda Aceh. Kemungkinan katanya, ribbon akan tiba di Banda Aceh pada Jumat (24/9) mendatang. “Namun, kita belum bisa memastikan apakah hari itu ribbon akan tiba. Kita tunggu saja dulu, semoga Jumat ini bisa tiba,” harapnya.

Selama ribbon kosong tambah Samsuar, masyarakat yang hendak melakukan percetakan e-KTP mengalami peningkatan. Untuk mengatasi masalah kebutuhan identitas diri itu, pihaknya menggantikan e-KTP dengan surat biodata Warga Negara Indonesia (WNI). “Biodata ini, hanya kita keluarkan jika ada masyarakat mendesak sebagai pengganti e-KTP. Akan tetapi kalau tidak bersifat mendesak, maka kita minta masyarakat untuk menunggu sampai ada ribbon,” pungkasnya.(b21)


  • Bagikan