Rektor USU Diminta Buka Ruang Bagi Warga Aceh
banner 325x300

Rektor USU Diminta Buka Ruang Bagi Warga Aceh

  • Bagikan
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh, Safaruddin. Rektor USU Diminta Buka Ruang Bagi Warga Aceh. Waspada/Ist
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh, Safaruddin. Rektor USU Diminta Buka Ruang Bagi Warga Aceh. Waspada/Ist

LANGSA (Waspada): Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) terpilih, Muryanto Amin dijadwalkan dilantik hari ini, Kamis (28/1) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia di Jakarta, diminta membuka ruang bagi warga Aceh yang ingin melanjutkan pendidikan ke kampus kebanggaan masyarakat Sumatera Utara (Sumut) tersebut.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Safaruddin, Kamis (28/1) yang juga alumni USU turut diundang menghadiri prosesi pelantikan tersebut menyampaikannya kepada wartawan melalui telefon selularnya.

Kehadiran Safaruddin merupakan bagian dari bentuk apresiasi dan dukungan beliau selaku salah satu alumni S1 dan S2 USU serta sempat menjadi mahasiswa rektor terpilih, disamping itu sebagai representasi dari masyarakat Aceh, Safaruddin juga menaruh harapan besar terhadap kepemimpinan baru USU tersebut.

“Kita berharap di bawah nakhoda baru USU semakin memberi ruang bagi masyarakat Aceh yang ingin melanjutkan pendidikan ke kampus kebanggaan masyarakat Sumatera Utara (Sumut) tersebut, sebab selama ini banyak masyarakat Aceh yang melanjutkan pendidikan S1, S2 bahkan S3 ke USU terutama masyarakat kabupaten/kota yang berbatasan langsung dengan Sumut,” sebut Safar.

Selanjutnya Safaruddin juga menambahkan, di bawah kepemimpinan Muryanto Amin, USU diharapkan mampu menjadi salah satu kampus yang memiliki kualitas terbaik di Indonesia sehinggga mampu bersanding dengan kampus-kampus besar dan ternama lainnya, baik dari aspek prestasi akademik maupun tatakelola atau manajemen kampusnya.

“Saya mengenal dekat beliau, di samping sebagai dosen saat S2 dulu serta sebagai senior di USU, saya berkeyakinan dengan potensi dan kapasitas yang beliau miliki ada sebuah harapan bahwa USU ke depan akan lebih maju dan berkembang, sehingga tidak hanya menjadi kampus kebanggaan masyarakat Sumut bahkan melebihi dari itu menjadi kampus kebanggaan masyarakat Indonesia,” ujar Safar.

Hal tersebut cukup beralasan mengingat kampus USU merupakan salah satu kampus ternama dan tertua di Sumatera sehingga potensi yang dimiliki akan membuka ruang bagi USU untuk tidak terlalu lama dapat kembali bersanding dengan kampus-kampus besar lainnya, sebut Safarudin yang merupakan mahasiswa lanjutan program doktoral (S3) di kampus tersebut.(b13)

  • Bagikan