Waspada
Waspada » Rektor IAIN Langsa Salurkan Beasiswa KIP Kuliah
Aceh Pendidikan

Rektor IAIN Langsa Salurkan Beasiswa KIP Kuliah

Rektor IAIN Langsa, Dr. H. Basri, MA saat menyalurkan Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP-K) Kuliah kepada 180 mahasiswa baru tahun 2020 di aula Laboratorium terpadu kampus setempat, Rabu (25/11). Waspada/dede
Rektor IAIN Langsa, Dr. H. Basri, MA saat menyalurkan Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP-K) Kuliah kepada 180 mahasiswa baru tahun 2020 di aula Laboratorium terpadu kampus setempat, Rabu (25/11). Waspada/dede

LANGSA (Waspada): Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa, Dr. H. Basri, MA, Rabu (25/11) menyalurkan Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP-K) Kuliah kepada 180 mahasiswa baru tahun 2020 di aula Laboratorium terpadu kampus setempat.

Rektor IAIN Langsa Dr. H. Basri, MA menyebutkan, 180 mahasiswa baru yang menerima beasiswa KIP-K adalah mahasiswa yang berprestasi dan kurang mampu secara ekonomi.

“Selain itu kita juga mengutamakan mahasiswa yang sebelumnya memiliki Kartu Indonesia Pintar saat di bangku sekolah, mahasiswa yang mendapatkan Kartu Keluarga Sejahtera, mahasiswa dari keluarga yang mendapatkan PKH,” ujar Rektor.

Rektor mengatakan, mahasiswa yang mendapatkan beasiswa KIP-K sebelumnya telah dilakukan verifikasi administrasi dan survei. “Jadi bagi yang lolos administrasi dilakukan survei lapangan, untuk melihat langsung kondisi keluarga dan kebenaran data yang dikirimkan,” terang Rektor.

Kepada penerima beasiswa KIP-K, Rektor berpesan agar dapat menggunakan bantuan dari Pemerintah dengan tepat sasaran, sebagai penunjang selama menempuh proses pendidikan.

“Gunakan uang tersebut dengan sebaik mungkin, prioritaskan untuk kebutuhan kuliah,” imbuh Rektor seraya menambahkan bagi mahasiswa penerima KIP-K dianjurkan untuk tinggal di asrama kampus guna mendapatkan pembinaan dan penambahan disiplin ilmu sosial keagamaan.

Lanjutnya, penyaluran beasiswa KIP-K dilakukan dalam tiga gelombang dengan tetap menjalankan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

“Penyalurannya dibagi tiga gelombang selama tiga hari, perharinya kita salurkan sebanyak 60 orang, ini guna menjaga physical distancing, intinya kita tetap menjalankan aturan pemerintah dengan menerapkan protokol kesehatan,” pungkas Rektor.(b13)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2