Reklame Minim, Bidang Pendapatan Dongkrak Hasil Pajak

Reklame Minim, Bidang Pendapatan Dongkrak Hasil Pajak

  • Bagikan
Kabid Pendapatan Badan Pengelola Keuangan Kabupaten Iskandar. Waspada/Ist
Kabid Pendapatan Badan Pengelola Keuangan Kabupaten Iskandar. Waspada/Ist

SINGKIL (Waspada): Wilayah Kabupaten Aceh Singkil merupakan daerah yang kurang dilirik bagi pemasang reklame. Padahal daerah lain terutama kota-kota besar, hasil pajak reklame ini bisa mencapai Rp1 miliar.

Badan Pengelola Keuangan Kabupaten (BPKK) Aceh Singkil melalui Kepala Bidang Pendapatan, Iskandar dikonfirmasi Waspada.id terkait minimnya pemasang reklame di Aceh Singkil, Selasa (14/9) menjelaskan, dengan kondisi wilayah Aceh Singkil yang berada di penghujung wilayah pesisir dan laut sehingga enggan dilirik pemasang, dan mereka lebih cenderung memilih ke Subulussalam.

                                             

Sebab Aceh Singkil bukan daerah lintasan. Namun jika jalan Singkil-Kuala Baru dan Aceh Selatan sudah terhubung, kemungkinan daerah ini akan banyak dilirik pemasang reklame. Karena sudah menjadi daerah lintasan menuju Aceh.

Begitupun katanya, Dinas Pendapatan berhasil mendongkrak hasil pajak reklame tersebut dengan upaya gencar promosi dan melakukan komunikasi yang baik dengan pihak ketiga sehingga mereka mau memasang reklame di Aceh Singkil. “Berbagai hal dilakukan dengan meyakinkan mereka dan mempermudah mereka untuk pemasangan,” beber Iskandar.

Hasilnya, pada 2017 pajak reklame yang diperoleh hanya mencapai Rp28 juta. Dengan rentan waktu beberapa tahun upaya promosi memancing kenaikan yang signifikan. Yakni tercapai Rp162 juta, hasil pajak reklame tahun 2020.

Sementara untuk target pajak reklame tahun 2020 ditetapkan sebesar Rp200 juta. “Meski tidak tercapai target setidaknya sudah mendekati, dengan upaya gencar promosi dan komunikasi intens,” ucap Iskandar

Disebutkannya, untuk pemasang kontrak tahunan (permanen) ada 8 titik, diantaranya Bank Aceh, Gudang Garam, dan produk Jarum. Untuk pemasang reklame kecil-kecil atau perbulan ada banyak. Dan reklame paling banyak terpasang di jalur 2 Rimo Kecamatan Gunung Meriah.

“Sementara untuk target Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2021 mencapai Rp1,9 miliar. Sementara pencapaian PBB tahun lalu Rp882 juta,” terang Iskandar. (B25)

  • Bagikan