Ratusan Tukik Tuntong Laut Dilepasliar Ke Alamnya

Ratusan Tukik Tuntong Laut Dilepasliar Ke Alamnya

- Aceh
  • Bagikan
Ratusan tukik tuntong laut dilepasliarkan ke habitatnya di pantai ujung Tamiang, Kampung Pusong Kapal, Kec Seruway, Kab Aceh Tamiang. Waspada/ist
Ratusan tukik tuntong laut dilepasliarkan ke habitatnya di pantai ujung Tamiang, Kampung Pusong Kapal, Kec Seruway, Kab Aceh Tamiang. Waspada/ist

KUALASIMPANG (Waspada) : Ratusan tukik tuntong laut (batagur borneonsis) dilepasliarkan ke habitatnya di kawasan Pantai Ujung Tamiang, Kampung Pusong Kapal, Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang.

Pelepasliaran ratusan tukik tuntong laut pada Kamis (29/7) tersebut merupakan salah satu wujud komitmen Pertamina EP Rantau Field dalam upaya pelestarian keanekaragaman hayati. Selain itu, kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat ekowisata Ujung Tamiang, Kampung Pusung Kapal yang telah diinisiasi sejak tahun 2017 lalu.

Berdasarkan data yang diperoleh menyebutkan, program pelestarian tukik tuntong laut ini merupakan kerjasama antara Pertamina EP Rantau Field dengan Yayasan Satucita Lestari Indonesia (YSLI) dan beberapa instansi terkait lainnya, termasuk masyarakat setempat.

Sepanjang November 2020 – Januari 2021, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pusung Kapal berhasil menyelamatkan 579 butir telur tuntong laut dan sebanyak 330 butir telah ditetaskan.

Berdasarkan hasil monitoring, hingga Juli 2021 terdapat 329 ekor tukik yang bertahan hidup. Sebelumnya pada Juni 2021, kelompok ini juga telah melakukan pelepasliaran 100 ekor tukik yang berusia rata-rata 8 bulan sehingga bisa dipastikan mereka dapat bertahan hidup di alam bebas. bahkan seluruh tukik yang dilepasliarkan ke habitat aslinya telah diberi tanda microchips agar tetap dapat dikenali hingga dewasa.

Sementara itu, Rantau Field Manager, Totok Parafianto kepada Waspada.id, Jum’at (30/7) mengatakan, pelaksanaan kegiatan ini sesuai dengan komitmen Rantau Field untuk memajukan kesejahteraan masyarakat Pusung Kapal. “Seperti yang kita ketahui bahwa tuntong laut merupakan hewan langka yang patut kita lestarikan bersama,” ujarnya.

Totok Parafianto juga berharap dapat terus bersinergi bersama dengan masyarakat Pusung Kapal, YSLI, Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Tamiang, Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Aceh dan juga pihak lainnya seperti akademisi dan juga praktisi. “Pelepasan tuntong ini dapat kita lakukan dengan lancar dan sesuai dengan target yang diharapkan,” pungkas Totok.

Dalam kegiatan pelepasan tukik tuntong laut tersebut turut dihadiri oleh beberapa pihak terkait, diantaranya Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pusung Kapal selaku penerima manfaat, Yayasan Satucita Lestari Indonesia (YSLI), Balai Konservasi Sumberdaya Alam Resort Wilayah 6 Langsa, Komandan Pos TNI AL Seruway, Kapolsek Seruway, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Dinas Pangan Kelautan dan Perikanan Aceh, akademisi Universitas Samudera (Unsam) Langsa serta perangkat Kampung Pusung Kapal.(b15).

  • Bagikan