Ratusan Bunda PAUD Dan KPM Aceh Singkil Dilatih

Ratusan Bunda PAUD Dan KPM Aceh Singkil Dilatih

- Aceh
  • Bagikan
Ketua Pokja Bunda PAUD kabupaten bersama ratusan peserta saat pembukaan pelatihan di Hotel Santika Medan, Rabu (22/9) malam. Waspada/Ist
Ketua Pokja Bunda PAUD kabupaten bersama ratusan peserta saat pembukaan pelatihan di Hotel Santika Medan, Rabu (22/9) malam. Waspada/Ist

SINGKIL (Waspada): Anak-anak di masa dini merupakan usia emas dalam masa pertumbuhannya. Sebab dalam perkembangannya, anak-anak membutuhkan edukasi yang baik dan bisa lebih cepat ditangkap dalam ingatannya.

“Artinya, bila seseorang pada masa itu mendapatkan pendidikan yang tepat bagi pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohaninya, maka ia akan memperoleh kesiapan belajar yang baik,” kata Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten Ny Atmah Dulmusrid, saat membuka pelatihan 100 Bunda PAUD di Aceh Singkil, yang berlangsung, di Hotel Santika Premiere Dyandra Medan, Sumut, Rabu (22/9) malam.

                                             

Selain ratusan Bunda PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) di seluruh desa Kabupaten Aceh Singkil, Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM) turut mengikuti kegiatan peningkatan kualitas sumberdaya manusia (SDM), yang yang dilaksanakan sesuai protokol kesehatan (Prokes) ketat, berlangsung selama 3 hari, 22 sampai 24 September 2021.

Kegiatan yang bekerjasama dengan Lembaga Ruang Mutu, turut menghadirkan narasumber terlatih diantaranya Ketua PW HIMPAUDI Provinsi Sumut, Koordinator Bunda PAUD Kabupaten, Kadis DPMK, P3MD dan narasumber lainnya yang berkompeten di bidangnya.

Selama tiga hari, para peserta akan diberi materi tentang peran penting Bunda PAUD dalam kemajuan anak usia dini sebagai tugas edukasi Bunda PAUD di tingkat desa. Sementara para peserta dari KPM, diberikan materi tentang tugas dan fungsi KPM serta peran penting mereka dalam pembangunan desa.

Dalam sambutan pembukaannya, lanjut Atmah, keberadaan PAUD di setiap desa dinilai sangatlah penting. Sebab untuk memastikan seluruh anak Aceh Singkil mendapat layanan pendidikan yang layak saat usia emas mereka.
Menurutnya, hal ini menjadi salah satu kunci utama bagi keberhasilan anak usia dini pada jenjang berikutnya.

Diharapkannya layanan PAUD di desa berjalan dengan baik, proses pembelajaran terus berkembang. Kemudian terhadap Bunda PAUD masing-masing Kecamatan agar berperan aktif memposisikan diri sebagai motivator untuk memajukan dan menghidupkan kembali PAUD yang selama ini mengalami kevakuman.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Azwir Bustami dikonfirmasi Waspada.id, Kamis (23/9) mengatakan, DPMK berencana membuat trobosan untuk mengembangkan PAUD di Aceh Singkil menjadi lebih baik lagi. Sesuai dengan program nasional Kemendes bahwa dalam salah satu SDGS Desa, disebutkan untuk pengembangan budaya dan generasi anak usia dini di Aceh Singkil.

Disebutkannya, ada kaitan erat antara Bunda PAUD dan KPM. Sebab satu tugas dan fungsi masing-masing yang memang untuk meningkatkan generasi anak-anak sebelum lahir, sebagai pencegahan stunting, pengontrol gizi sehingga pendidikannya bisa lebih optimal. Ucap Azwir

Ketua Ruang Mutu Profesi dan Bisnis Indonesia Sony Wicaksono menyebut dua pelatihan ini diikuti oleh sebanyak 100 Bunda PAUD desa dan 40 KPM. Ini menjadi kali kedua lembaganya diberikan kepercayaan oleh Pemda Aceh Singkil dalam mengelola pelatihan.

Sebagai apresiasi, Sony yang merupakan Dosen di Universitas Battuta Medan mengajak, bagi masyarakat Aceh Singkil yang ingin kuliah S1 jurusan PG-PAUD ditempatnya mengajar, akan diberikan beasiswa 50 persen uang kuliah. “Sisanya yang 50 persennya lagi bisa dicicil selama 10 kali, jadi silahkan jika ingin mendaftar kami buka peluang sebesar-besarnya untuk warga Aceh Singkil,” terang Sony. (b25)

  • Bagikan