Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19 - Waspada

Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19

- Aceh
  • Bagikan

 

LHOKSEUMAWE (Waspada): Penyebaran Covid-19 di Lhokseumawe dinilai masih ganas. Forum Kominikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat menggelar rapat evaluasi, membahas penindakan tegas pelanggaran prokes, Senin (31/2) sore.

Walikota Lhokseumawe Saudi yahya, dalam rapat menegaskan, penanganan Covid-19 dan pendisiplinan protokol kesehatan di Kota Lhokseeumawe masih terus berlangsung. “Saya khawatir, karena kita tau Covid-19 itu memang ganas dan kita tau Covid-19 itu ada,” sebutnya dalam rapat di Ruang Media Center Satgas Covid-19 Kota Lhokseumawe.

Dia juga mengatakan, ke depan harus terus dilakukan sosialisasi dan penindakan tegas. “Kita harus melakukan sosialisasi dan penindakan tegas, bila perlu denda. Bila perlu lagi ditangkap satu hari,” ujarnya serius.

Sementara itu, Dandim 0103/Aceh Utara Letkol Arm Oke Kistiyanto S.A.P menambahkan, kesadaran masyarakat masih kurang dalam mengikuti prokes. “Bahwa masih kurangnya kesadaran masyarakat saat ini untuk disiplin mematuhi protokol kesehatan, khususnya memakai masker,” kata Dandim.

Menurtutnya media harus membantu. “Apabila ada yang meninggal dan positif di cafe tersebut, di naikan ke berita agar masyarakat tau kondisi kota Lhokseumawe,” tambah Oke Kristiyanto. Selain itu juga perlu disampaikan melalui media sosial, bentuk testimoni maupun video bagi seseorang yang terkena Covid-19. Seluruh masyarakat perlu tahu, akan bahayanya terkena Covid-19 ini.

Komandan Kodim mengajak sama-sama membangun kesadaran masyarakat, dengan selalu mematuhi prinsip 3 T dan 5 M. Yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan serta menghindari kerumunan dan mengurangi mobilisasi.

Dalam kesempatan yang sama Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto S.I.K menyampaikan, saat ini batas operasional cafe, rumah makan, dan pusat perbelanjaan di Kota Lhokseumawe Pukul 22.00. Apabila masih buka di luar batas tersebut, pihaknya akan melakukan penyegelan. “Dan pada saat dilaksanakan operasi Yustisi di dapati pengunjung atau pelayanan cafe yang positif Covid-19, kita harus tegas untuk melaksanakan penyegelan,” tegasnya.

Kapolres melanjutkan, harus ada partisipasi dari seluruh elemen masyarakat, untuk mendukung program pemerintah memaksimalkan penerapan PPKM Mikro di Wilayah Kota Lhokseumawe.

Hadir dalam kegiatan rapat evaluasi ini antara lain, Walikota Lhokseumawe Saudi Yahya, Dandim 0103/Aceh Utara Letkol Arm Oke Kistiyanto S.A.P, Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto, S.IK, Kajari Lhokseumawe Muklis SH.MH, Dandenpom 1/IM Lhokseumawe Letkol CPM Basuki Prijatmono SH.

Selain itu juga anggota DPRK Kota Lhokseumawe Azhari, Dansat Radar diwakili Mayor LEK Boody Kadis BPBD Kota Lhokseumawe Nirwansyah, Kadis Kesehatan Kota Lhokseumawe dr. Said Alam Zulfikar, Kasatpol PP dan WH kota Lhokseumawe Zulkifli S.AG, Kadis DPMPTSP dan Naker Amiruddin SH.MH, Danramil 16/bds Kapten INF Ronny Mahendra, Kapolsek Banda Sakti Iptu Arifin Anwar S.Sos, Pj Camat Banda Sakti Rifyalsyah, S. STP. MAP, Personel koramil 16/bds, Personel Polsek Banda Sakti, para keuchik (kepala desa) dan aparatur desa Zona Orange dan Zona Merah penyebaran Covid-19.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Kota Lhokseumawe dr. Said Alam Zulfikar dalam keterangannya kepada Waspada menjelaskan, menurut data update laporan harian Covid-19 Kota Lhokseumawe Tanggal 31 Mei 2021, kasus konfirmasi positif meninggal 31 orang.

Sedangkan total suspek mencapai 1.664 orang. Suspek dalam pemantauan 23 orang, suspek selesai pemantauan 1.641 orang.

Lebih jauh Said Alam Zulfikar mengatakan, jumlah probable meninggal 1 orang. Kasus Konfirmasi Positif 713 orang,
kasus konfirmasi positif dirawat di RS 24 orang. Kasus konfirmasi positif isolasi mandiri 83 orang. Kasus konfirmasi positif selesai isolasi 575 orang. (b08)

Waspada/Ist
Suasana Rapar Evaluasi di Ruang Media Center Satgas Covid-19 Kota Lhokseumawe, Senin (31/5) sore.

  • Bagikan