Puskesmas Di Aceh Tamiang Mulai Lakukan Reakreditasi
banner 325x300

Puskesmas Di Aceh Tamiang Mulai Reakreditasi

  • Bagikan
Ibnu Azis, Kadinkes Aceh Tamiang menyebutkan Puskesmas di Aceh Tamiang mulai reakreditasi. Waspada/Yusri
Ibnu Azis, Kadinkes Aceh Tamiang menyebutkan Puskesmas di Aceh Tamiang mulai reakreditasi. Waspada/Yusri

KUALASIMPANG (Waspada): Sebanyak 14 Puskesmas yang berada di bawah naungan Dinas Kesehatan Aceh Tamiang mulai melaksanakan kegiatan reakreditasi secara berkala dan terdapat satu Puskesmas baru perdana dilakukan penilaian akreditasinya yaitu Puskesmas Selele, Kecamatan Karang Baru.

“Kegiatan reakreditasi dan akreditasi Puskesmas tersebut harus dilaksanakan tahun ini karena sudah tersedia anggarannya sebesar Rp1,4 Miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus Tahun 2020,” kata Ibnu Azis, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang kepada Waspada, Selasa (14/7) di kantornya.

Dijelaskannya, pelaksanaan penilaian Puskesmas tersebut sudah berjalan dan kegiatan ini akan berakhir pada November 2020 mendatang,

“Pernah kita dengar desas-desus ada Puskesmas yang tidak mau laksanakan reakreditasi dimaksud, tapi kalau tidak dilaksanakan sudah pasti tahun 2021 mendatang telah tidak ada anggarannya, apa mau Puskesmas mengeluarkan dana sendiri untuk akreditasinya,” tegas Ibnu Azis.

Disebutkannya, akreditasi atau reakreditasi tersebut dilaksanakan secara berkala selama tiga tahun sekali, tentunya hal ini untuk menjamin tentang perbaikan mutu, peningkatan kinerja dan penerapan manajemen risiko dilaksanakan secara berkesinambungan oleh Puskesmas.

Ibnu Azis menyampaikan, penilaian yang dilaksanakan dalam akreditasi tersebut antara lain, tentang Standar Operasional Pelayanan (SOP), peralatan atau sarana dan prasarana, jumlah pelayanan, cakupan layanan, sumber daya manusia serta beberapa hal lainnya berkaitan proses akreditasi maupun reakreditasi.

Kadinkes Aceh Tamiang, Ibnu Azis mengakui, sedikitnya ada beberapa Puskesmas dalam wilayah Kabupaten Aceh Tamiang yang belum memiliki pelayanan ruang rawat inap dan ini masuk dalam proses pengusulannya.

“Kita harapkan melalui akreditasi ini dapat meningkatkan pelayanan bagi masyarakat serta bisa mencapai akreditasi paripurna,” harap Ibnu Azis. (b15).

  • Bagikan