Puluhan Mualaf Aceh Singkil Ikuti Lomba Mengaji Dan Adzan

- Aceh
  • Bagikan

SINGKIL (Waspada): Sejak beberapa bulan terakhir sejumlah keluarga baik dari Singkil dan luar Aceh Singkil meminta untuk di syahadat kan dan berniat memeluk Islam atas keinginannya sendiri di Aceh Singkil.
Hingga kini ada sebanyak 98 mualaf yang menjadi binaan Baitul Mal Kabupaten Aceh Singkil sejak 3 tahun lalu, untuk belajar kajian ilmu tentang Agama Islam.
Sudah banyak mualaf yang dibina, dan mereka berkeinginan untuk mengetahui isi Agama Islam. Sehingga dengan memanfaatkan dana zakat, Baitul Mal juga menggelar perlombaan untuk memotivasi para mualaf dan penguatan aqidah dalam beribadah, kata Kepala Baitul Mal Ustad Ali Sadikin kepada wartawan, Selasa (7/12) di halaman Kantor Baitul Mal Aceh Singkil.
Melalui dana zakat infak sadakah (ZIS) ini kita melakukan kegiatan pembinaan mualaf didaerah masing-masing. Yakni dengan menyediakan guru untuk mengajar dan mendidik para mualaf yang tersebar di 11 kecamatan.
Dari hasil pengajaran para ustad ini, sudah ada yang suaranya bagus Adzan, ada yang sudah hafal berwudhu dan ada juga yang sudah mampu melaksanakan ibadah shalat dan mengaji.
Maka dengan kemampuan yang sudah ada ini, maka dibuat perlombaan 4 cabang kegiatan, untuk memotivasi mereka agar lebih giat belajar tentang Islam.
Empat cabang kegiatan perlombaan itu, meliputi, praktek berwudhu, praktek Adzan dan Adzan Subuh, dan mengaji surat-surat pendek.
“Tapi Alhamdulillah, yang diperlombakan ayat pendek, namun sebagian sudah bisa mengaji ayat-ayat panjang,” ucap Ustadz Sadikin.
Dengan motto kita terhadap aqidah mualaf sesuai yang diharapkan untuk menguasai tentang hukum Agama Islam.
Disebutkannya ada sebanyak 98 mualaf yang terdaftar dan mendapat pembinaan. “Untuk perlombaan ini diikuti sebanyak 80 orang mualaf,” katanya.
Sementara itu, untuk target zakat Aceh Singkil tahun 2021, mencapai Rp7 miliar. Tercatat, sejak Januri hingga Oktober 2021 baru terkumpul sekitar Rp3.239.497.688, “Masih ada sampai Desember 2021, mudah-mudahan bisa tercapai Rp5 miliar,” ucapnya.
Sementara tahun 2020 dari target Rp7 miliar zakat, berhasil terhimpun senilai Rp4.875.662.000
Sementara itu dana zakat yang akan disalurkan untuk mustahik (para Asnaf) mencapai Rp1.058.790.000.
Diperuntukkan bagi fakir miskim, duafa, para mualaf, guru ngaji mualaf dan hafidz/hafidzah Kabupaten Aceh Singkil dan mustahik yang berhak.
Kegiatan perlombaan dibuka oleh Bupati Aceh Singkil sekaligus serangkaian penyerahan simbolis penyerahan hadiah hafidz Qur’an 30 dan 15 jus, dengan total senilai Rp60 juta.
Dalam sambutannya Bupati Dulmusrid berharap dengan dilaksanakan perlombaan ini semoga menjadi motivasi penguatan aqidah dan ibadah para mualaf untuk terus belajar memahami Agama Islam dan lebih menambah keyakinan terhadap agama yang dipeluknya. (B25)

Kepala Baitul Mal Ustadz Ali Sadikin menyerahkan bantuan uang tunai kepada para hafidz/hafidzah Qur’an di Halaman Kantor Baitul Mal Aceh Singkil, Selasa (7/12). Waspada/Ist

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *