PTGN Lakukan Upaya Perbaikan Pipa Jargas Lhokseumawe - Waspada

PTGN Lakukan Upaya Perbaikan Pipa Jargas Lhokseumawe

- Aceh
  • Bagikan
Petugas PT Pertagas Niaga melakukan pengecekan jaringan pipa gas.
Petugas PT Pertagas Niaga melakukan pengecekan jaringan pipa gas.

LHOKSEUMAWE (Waspada): Kelancaran dan keamanan penyaluran jaringan gas rumah tangga menjadi prioritas utama PT Pertagas Niaga (PTGN) selaku Badan Usaha pengelola jaringan gas kota di Lhokseumawe. PTGN melakukan upaya perbaikan pada kebocoran pipa jaringan gas kota di Pintu 1 Arun, Desa Meuria Paloh, Jalan Medan-Banda Aceh, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe.

PTGN telah memesan material yang akan digunakan untuk mengganti pipa 125 mm yang mengalami kebocoran.

                                             

“Material pipa ditargetkan akan tiba hari ini dan proses pengerjaan akan dilakukan segera. Kami estimasikan perbaikan akan memakan waktu selama dua hari,” kata Manager Stakeholders Relation PTGN, Ratna Dumila dalam keterangan pers tertulisnya, Selasa (21/9).

Guna mengantisipasi kejadian yang sama tidak terulang, PTGN saat ini tengah mendalami penyebab pasti kebocoran pipa jaringan gas. Hingga saat ini penyaluran gas kepada pelanggan juga dilaporkan tidak mengalami kendala.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas insiden ini, kepada pelanggan maupun masyarakat yang terkena dampak dalam insiden ini. Kami juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas sikap tanggap dari masyarakat sekitar lokasi kejadian yang langsung mengabarkan kepada petugas PGN, sehingga insiden ini dapat ditangani,” imbuh Ratna.

Apabila terdapat emergency dan kejadian lainnya yang berpotensi untuk insiden di jaringan gas bumi, masyarakat dapat segera menghubungi contact center PGN di 1500645.

Hingga September 2021 jaringan gas kota di Lhokseumawe telah tersambung sebanyak 3.077 Sambungan Rumah tangga. Dalam pengoperasian dan pemeliharaannya, PTGN bekerja sama dengan BUMD PT Pembangunan Lhokseumawe (PTPL).

Program jaringan gas kota adalah program Pemerintah guna menekan subsidi energy impor dan mewujudkan kemandirian energi dalam negeri. Hal ini bertujuan agar masyarakat dapat mengakses manfaat energi gas yang lebih mudah, praktis, tersedia 24 jam serta aman.

Sebagai bagian dari Subholding Gas Pertamina, PTGN akan terus meningkatkan layanan dan membangun infrastruktur untuk memperluas pemanfaatan gas bumi di seluruh wilayah Indonesia. Dukungan seluruh stakeholder dan masyarakat sangat diharapkan agar peran Subholding Gas dapat memperluas layanan gas bumi yang ramah lingkungan dan bebas subsidi bagi ketahanan energi nasional. (m31)

  • Bagikan