Waspada
Waspada » Prokes Diperketat, Transportasi Laut Dari Dan Ke Sabang Tetap Berlayar
Aceh

Prokes Diperketat, Transportasi Laut Dari Dan Ke Sabang Tetap Berlayar

 

SABANG (Waspada): Memasuki H-7 menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, Pemerintah Kota Sabang akan segera mengeluarkan surat edaran terkait aturan transportasi penyeberangan pelayaran kapal laut Sabang- Banda Aceh.

Bedasarkan hasil rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sabang, jumlah penumpang kapal laut akan dilakukan pembatasan 50 persen jumlah penumpang dan penerapan protokol kesehatan juga akan diperketat.

“Jadi ini salah satu poin hasil rapat yang sudah kita sepakati bersama dan terpenting dari ini adalah menindaklanjuti surat edaran Menteri Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah bagi seluruh ASN juga tidak kita perbolekan keluar dari Sabang,” kata Wali Kota Sabang Nazaruddin S.I.Kom kepada awak media usai rapat Forkopimda bersama instansi terkait di ruang rapat Lantai IV, Kantor Wali Kota Sabang, Selasa (27/4).

Dijelaskan, jalur transportasi melalui penyeberangan laut pada H-7 menjelang lebaran tidak akan diberhentikan atas pertimbangan keputusan bersama.
Dan ini setelah memperhatikan beberapa aspek, salah satunya menjaga stabilitas ekonomi di Kota Sabang sebagai daerah kepulauan yang masih memiliki ketergantungan kebutuhan bahan pokok dari daratan di Banda Aceh.

“Intinya, semua kapal tetap beroperasi seperti biasa baik itu kapal cepat maupun kapal fery. Namun, kita tetap menindaklanjuti peraturan menteri akan dilanjutkan lagi rapat teknis lanjutan terkait penerapan jumlah penumpang dan protokol kesehatan yang ketat baik di pelabuhan maupun di dalam kapal,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakan, Pemerintah Kota Sabang bersama unsur TNI-Polri juga sudah sepakati bersama akan selalu mengawasi jalur penyeberangan laut demi terlaksananya peraturan yang akan ditetapkan nanti pada H-7 sebelum labaran.

Dan yang terpenting dari ini adalah pengawasan ketat juga akan dilakukan untuk seluruh ASN baik itu sipil maupun TNI/Polri tidak dibenarkan mudik atau keluar dari Sabang.

“Jadi poin-poin ini semua akan kita masukkan nanti ke dalam surat edaran bersama. Selanjutnya kita akan membentuk tim gabungan Satpol PP bersama TNI/Polri akan menjaga aktivitas pelabuhan Balohan, jangan sampai ada ASN yang mudik, kalau ada diantaranya yang nekat untuk mudik kita pastikan sanksi untuk mereka,” demikian Wali Kota Sabang Nazaruddin. (b18)

Suasana rapat Forkopimda Kota Sabang sehubungan dengan mudik lebaran Idul Fitri. Waspada/Ist

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2