Prodi Kimia Unsam Jalin Sinergi Dan Kerjasama Dengan Mitra

  • Bagikan
Program Studi Kimia Fakultas Teknik Universitas Samudra melakukan audiensi kerjasama Balai Riset dan Standarisasi Industri (BARISTAND) Medan, Kamis (9/12). Waspada/ist
Program Studi Kimia Fakultas Teknik Universitas Samudra melakukan audiensi kerjasama Balai Riset dan Standarisasi Industri (BARISTAND) Medan, Kamis (9/12). Waspada/ist

LANGSA (Waspada): Program Studi Kimia Fakultas Teknik Universitas Samudra melakukan audiensi kerjasama dengan beberapa mitra, baik Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS), lembaga pemerintah, BUMN maupun swasta di Wilayah Sumatera Utara.

Wakil Dekan Umum dan Keuangan Fakultas Teknik Universitas Samudra, Meilandy Purwandito, S.T., M.T, Kamis (9/12) mengatakan, implementasi kerjasama ini dapat menghasilkan kurikulum berbasis capaian pembelajaran yang adaptif dan fleksibel untuk menyiapkan mahasiswa sesuai dengan kebutuhan Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI).

“Dengan kerjasama ini diharapkan terjalin kesesuaian (link and match) antara antara lulusan pendidikan tinggi bukan hanya dengan dunia usaha dan dunia industri saja tetapi juga dengan masa depan yang semakin cepat mengalami perubahan,” sebutnya.

Adapun mitra yang dituju antara lain diantaranya Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sumatera Utara, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Cabang I, Balai Taman Nasional Gunung Leuser, Balai Riset dan Standarisasi Industri (BARISTAND) Medan, dan PT Wilmar Group.

Apalagi, sambung Meilandy Purwandito, program ‘Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM)’ sesuai arahan Kemdikbud menuntut perguruan tinggi untuk giat dalam menjalin kemitraan tidak hanya dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi Kerjasama program studi dengan mitra ini diarahkan untuk pelaksanaan 8 progam MBKM yaitu pertukaran pelajar, magang/praktik kerja, riset, proyek independen, kegiatan wirausaha, proyek kemanusiaan, mengajar di sekolah, dan proyek di desa/kuliah kerja nyata tematik.

“Program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) sesuai arahan Kemdikbud menuntut perguruan tinggi untuk giat dalam menjalin kemitraan tidak hanya dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ungkapnya lagi.

Selain itu, mitra juga menjadi narasumber dalam kegiatan praktisi mengajar dikampus untuk menghasilkan lulusan sesuai dengan capaian pembelajaran yang telah ditentukan.

“Kedepannya kami akan menindaklanjuti audiensi kerjasama ini dalam bentuk Nota Kesepahaman, MoU, MoA atau Perjanjian Kerja Sama antara program studi dengan mitra untuk mendukung pencapaian program studi dalam mengimplementasikan program-program MBKM yang direncanakan,” papar Puji Wahyuningsih Dosen Program Studi Kimia.

Koordinator Program Studi, Ulil Amna, S.Si., M.Sc menambahkan, melalui kegiatan ini diharapkan dapat terjalin kemitraan antara perguruan tinggi, lembaga pemerintah, BUMN, maupun swasta dalam rangka implementasi Program MBKM dan pencapaian Indeks Kinerja Utama (IKU) sesuai Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 754/P/2020 tentang Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi Negeri Dan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi di Lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Pemenuhan IKU ini menjadi indikator penilaian bagi program studi terkait pelaksanaan Program MBKM yang mampu meningkatkan peringkat Perguruan Tinggi,” tandasnya. (b13)


  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *