Waspada
Waspada » Polres Pidie Tangkap Penjual Dan Pemain Chip Domino
Aceh

Polres Pidie Tangkap Penjual Dan Pemain Chip Domino

POLRES Pidie menunjukan lima tersangka pemain dan penjual Chip Domino. Waspada/Ist
POLRES Pidie menunjukan lima tersangka pemain dan penjual Chip Domino. Waspada/Ist

SIGLI (Waspada): Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pidie menangkap lima orang tersangka yang terlibat jual beli Chip Domino di Grong-grong dan Beureunuen.

Penangkapan terjadi, Kamis (25/3) sekira pukul 01:00 Wib.

Kelima tersangka tersebut masing masing berinisial IL, 26 warga Kecamatan Bate, NAS, 23 Warga Grong-grong, MUK, 28 warga Peukan Baro, AZ, 27 warga Mutiara, dan GUN, 30 warga Mutiara.

Bersama tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti.

Sejumlah barang bukti terdiri handphone dan uang tunai.

Kapolres Pidie AKBP Zulhir Destrian, SIK, MH melalui Kasat Reskrim AKP Ferdian Chandra, SSos, MH, Jumat (26/3) mengatakan penangkapan berawal dari adanya informasi tentang maraknya transaksi dan permainan game online tersebut.

Diceritakannya, kronologi penangkapan berawal informasi dari masyarakat bahwa di wilayahkum Polres Pidie marak terjadi perjudian atau maisir jenis Chip Domino.

Selanjutnya kata AKP Ferdian Chandra melakukan investigasi.

Singkat cerita, pada Kamis (25/3) sekira pukul 00:00 dini hari pihaknya melakukan patroli di Kecamatan Grong-grong dan Kecamatan Beureunuen Kabupaten Pidie.

Dalam patroli tersebut pihaknya berhasil mengamankan pelaku pemain Chip Domino di Pasar Grong-grong dan Pasar Beureunuen.

Dari pengembangan di lapangan, petugas mendapat informasi bahwa para pemain mendapatkan chips game tersebut di salah satu kios penjual kartu perdana dan pulsa handphone.

“Ternyata selama ini salah satu pedagang pulsa dan kartu perdana di Kota Beureunuen, menjadikan tempat usahanya, itu sebagai sebagai tempat transaksi melakukan jual beli chip game domino yang digunakan untuk taruhan dalam perjudian atau maisir secara online. Lalu, pemain beserta penjual chip dibawa ke Polres Pidie untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap AKP Ferdian Chandra.

Saat ini, lanjut dia, semua pelaku sebanyak lima orang sudah termasuk pemain dan penjual Chip tersebut telah di amankan di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Pidie untuk menjalani proses hukuman sesuai dengan Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 tentang hukum acara Jinayat.

Mereka imbuh dia dijerat dengan Pasal satu butir 22, Jo Pasal 19 Jo, Pasal 18 Jo Pasal 20 Jo Pasal 6 Ayat satu Qanun Provinsi Aceh Nomor 6 tahun 2014 tentang hukum jinayat. (b06)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2