Waspada
Waspada » Polres Pidie Tangkap Pelaku Mucikari Enam Remaja Pesta Sex
Aceh Headlines

Polres Pidie Tangkap Pelaku Mucikari Enam Remaja Pesta Sex

Tersangka Mucikari IFR bersama dua tersangka pria hidung belang penikmat prostitusi anak, saat digiring ke ruang tahanan Mapolres Pidie oleh Kasat Reskrim Polres Pidie Iptu Ferdian Candra. Polres Pidie tangkap pelaku mucikari enam remaja pesta sex. Waspada/Muhammad Riza
Tersangka Mucikari IFR bersama dua tersangka pria hidung belang penikmat prostitusi anak, saat digiring ke ruang tahanan Mapolres Pidie oleh Kasat Reskrim Polres Pidie Iptu Ferdian Candra. Polres Pidie tangkap pelaku mucikari enam remaja pesta sex. Waspada/Muhammad Riza

SIGLI (Waspada): Polres Pidie tangkap pelaku mucikari dan dalami kasus bisnis esek-esek terhadap enam remaja pesta sex di Kembang Tanjong.

Satu tersangka mucikari berinisial IFR, 38 warga Blang Paseh, Kecamatan Kota Sigli telah diamankan. Penyidik Polres Pidie juga telah menangkap dua pria hidung belang yang menjadi pelanggan dari bisnis esek-esek tersebut.

Kedua pria hidung belang itu, masing-masing berinisial IW, 40, warga Indrajaya, dan DI, 26, warga Lamseupeung, Kecamatan Lueng Bata, Kota Banda Aceh.

“Sebenarnya masih ada tersangka lainnya, namun sekarang belum bisa kita tangkap karena melarikan diri. Dan mereka itu juga sudah kita tetapkan DPO,” kata Kapolres AKBP Zulhir Destrian, didampingi Kasat Reskrim Iptu Ferdian Candra. Hal itu disampaikan AKBP Zulhir Destrian pada acara jumpa Pers digelar di Mapolres setempat. Kamis (15/10).

Kapolres mengungkapkan, penangkapan terhadap ketiga tersangka ini dari pengembangan kasus yang dilakukan terhadap petugas terhadap enam remaja yang sebelumnya telah ditangkap. Selanjutnya diperoleh fakta baru bahwa para pelaku anak perempuan. Sebut saja Bunga dan Mawar keduanya mengaku terkoneksi dengan jaringan prostitusi anak yang dikendalikan oleh mucikari.

Kepada penyidik Polres Pidie, kedua anak tersebut mengaku telah diperdagangkan kepada laki-laki hidung belang atau penikmat seks oleh tersangka mucikari berinisial IFR. Itu terjadi pada Juli sampai September 2020 kepada tiga pria hidung belang yang membayar mereka Rp200 ribu sampai Rp500 ribu.

Anak bernama Mawar kata Kapolres Pidie, diperdagangkan sebanyak empat kali oleh tersangka IFR kepada tiga pria yang kini juga sudah ditetapkan menjadi tersangka dan satu diantaranya DPO. “Korban anak atas nama Bunga, tiga kali diperdagangkan oleh IFR kepada tiga orang pria yang sama juga,” sebut AKBP Zihir Destrian.

Berdasarkan keterangan kedua korban anak dan saksi lainnya dalam perkara tersebut diperoleh hasil gelar perkara sehingga muncul tindak pidana lainnya tentang tindak pidana perdagagan orang dan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur, sebagaimana dengan pasal 2 Undang-undang Republik Indonesia tentang pemberantasan perdagangan orang dan pasal 76F Jo Pasal 81 Jo Pasal 82 Jo Pasal 83 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang atas perubahan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Kemudian, lanjut AKBP Zulhir Destrian pada Selasa, 13 Oktober 2020 sekira pukul 20.00 Wib, Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Pidie telah melakukan penangkapan terhadap IFR terduga mucikari di Terminal Terpadu, Kota Sigli. “Kemudian kita tangkap tersangka DI dan IW,” tandas Kapolres Pidie AKBP Zulhir Destrian. (b06)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2