Polres Langsa Ringkus Tiga Tersangka Pelaku Rudapaksa

Polres Langsa Ringkus Tiga Tersangka Pelaku Rudapaksa

- Aceh
  • Bagikan
Kasatreskrim Polres Langsa, Iptu Krisna Nanda Aufa, S.Tr.K saat menggelar konfrensi pers kasus pemerkosaan di Mapolres Langsa, Kamis (14/10). Waspada/dede

LANGSA (Waspada): Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Langsa meringkus tiga pelaku rudapaksa yang terjadi dan kasus berbeda di tiga lokasi di wilayah hukum Polres Langsa, Kamis (14/10).

Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro SH, SIK, MH melalui Kasatreskrim, Iptu Krisna Nanda Aufa, S.Tr.K mengatakan, kasus rudapaksa pertama terjadi di Kec. Langsa Lama Kota Langsa (tepatnya di pondok di areal perkebunan kelapa sawit) terhadap seorang remaja 16 tahun dengan pelaku, SS, 20, laki-laki, wiraswasta, warga Kec. Langsa Kota.

Dimana saat itu korban, Sabtu (2/10) diajak oleh tersangka SS berjalan-jalan di Kota Langsa hingga sekira pukul 23:00. Lalu korban dibawa ke pondok/gubuk di areal perkebunan kelapa sawit di Kec. Langsa Lama Kota Langsa, sesampainya di tempat tersebut tersangka SS pun melakukan aksi bejatnya.

Kemudian, kasus rudapaksa kedua terjadi di Kec. Langsa Baro (tepatnya di dalam kamar rumah) terhadap anak di bawah umur dengan tersangka berinisi RA, 41, laki-laki, wiraswasta, warga Kec. Langsa Baro Pemko Langsa.

Kronologis kejadian, Minggu (22/10) sekira pukul 20:30 saat korban selesai mengaji, tersangka RA bersama dua orang adik kandung korban menjemput korban di balai tempat korban mengaji. Lalu tersangka RA mengajak duduk di salah satu warung kopi di desa tersebut, seperti biasa korban bersama adik-adiknya bermain handphone memakan makanan dan minuman di warung kopi tersebut hingga sekira pukul 22:00.

Kemudian, tersangka RA, korban dan kedua adik korban pulang ke rumah, sesampainya di rumah tersebut tersangka RA kembali memaksa korban untuk memakan makanan dan minuman yang telah dipersiapkan oleh tersangka RA namun korban menolak akan tetapi tersangka RA tetap memaksa dan membujuk rayu korban sehingga korban pun makan dan minum pemberian tersangka.

Saat setelah makan dan minum pemberian dari tersangka RA korban merasakan ngantuk dan tubuh korban menjadi sangat lemas sehingga korban pun masuk ke dalam kamar korban dan tertidur. Di pertengahan malam selanjutnya tersangka melakukan aksi bejatnya.

Kasus ketiga terjadi di Kec. Langsa Kota (tepatnya di dalam rumah) terhadap seorang remaja 15 tahun dengan tersangka, MN, 44, laki-laki, petani, warga Kec. Langsa Kota.

Kronologis kejadian, Sabtu (8/5) sekira pukul 03:00 saat korban sedang tidur di ruang tamu di dalam rumah pamannya yang merupakan tersangka MN, tiba-tiba tersangka MN keluar dari kamarnya dengan menggunakan handuk dan mematikan lampu ruang tamu.

Lalu tersangka MN membangunkan korban yang sedang tidur dan mengancam korban bila tidak menuruti nafsunya, sehingga korban ketakutan dan tersangka MN dan melakukan aksi bejatnya.

Diutarakan Kasatreskrim, perbuatan ketuga tersangka pelaku rudapaksa tersebut dijerat dengan Pemerkosaan dan atau Pelecehan Seksual terhadap anak di bawah Umur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 50 dan atau Pasal 47 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

Kemudian, Pasal 50 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat , Pasal 47 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat, tandas Kasatreskrim. (b13)


  • Bagikan