Waspada
Waspada » Polres Aceh Utara Tangkap Mobil Bermuatan 20 Kg Sabu Dan 7 Pria
Aceh Headlines

Polres Aceh Utara Tangkap Mobil Bermuatan 20 Kg Sabu Dan 7 Pria

Beredar foto tujuh tersangka terlibat jaringan narkoba kelas kakap ditangkap Polres Aceh Utara bersama barang bukti 20 kg sabu-sabu, Senin (28/12) malam. Polres Aceh Utara Tangkap Mobil Bermuatan 20 Kg Sabu Dan 7 Pria. Waspada/Ist
Beredar foto tujuh tersangka terlibat jaringan narkoba kelas kakap ditangkap Polres Aceh Utara bersama barang bukti 20 kg sabu-sabu, Senin (28/12) malam. Polres Aceh Utara Tangkap Mobil Bermuatan 20 Kg Sabu Dan 7 Pria. Waspada/Ist

Lhokseumawe (Waspada): Dalam serangkaian kegiatan pengamanan tahun baru, Satnarkoba Polres Aceh Utara berhasil meringkus 7 pria pengedar Narkoba berikut disita barang bukti sebanyak 20 Kg sabu-sabu di depan Terminal Lhoksukon.

Terkait keberhasilan itu, Rabu (30/12), Kapolres Aceh Utara AKBP Tri Hadiyanto melalui AKP Muhammad Daud membenarkan adanya penangkapan sejumlah tersangka bersama barang bukti 20 Kg sabu-sabu telah disita, pada Senin (28/12) malam lalu.

Namun untuk data kejadian tersebut, Kasat Narkoba belum bersedia menceritakan secara lengkap lantaran pihaknya masih melakukan pengembangan lebih lanjut. “Benar bang ada kejadian itu. Namun saat ini masih melakukan pengembangan lebih lanjut. Nanti akan saya kabari,” ujar Kasat Narkoba Polres Aceh Utara

Menurut data yang berhasil dihimpun dari berbagai nara sumber menerangkan kronologis keberhasilan polisi menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu dalam jumlah besar.

Awalnya, pihak Satnarkoba Polres Lhokseumawe dan Polres Aceh Utara sama-sama memiliki target penangkapan yang sama pula yakni mengincar keberadaan sebuah mobil Avanza baru.

Namun kenyataan di lapangan, justru mobil yang ditarget telah melewati Kota Lhokseumawe dan meneruskan perjalanan dengan tujuan ke arah Kota Medan, sehingga Polres Lhoksukon yang sudah mendeteksi keberadaan mobil target, langsung menunggu di Jalan nasional Medan-Banda Aceh tepatnya di depan Terminal Lhoksukon.

Salah seorang warga, Fahrur, mengaku dirinya sempat menyaksikan adegan polisi melakukan penangkapan terhadap bandar Narkoba tersebut. Ketika itu, sekira pukul 23.00 WIB, anggota Polres Aceh Utara sudah standby menunggu mobil target melintas di depan Terminal Lhoksukon.

Begitu mobil target muncul, polisi langsung melakukan penghadangan dan melepaskan empat kali tembakan peringatan ke udara. Suara letusan peluru itu sempat membuat kaget warga Kec. Lhoksukon yang merupakan ibukota Kab. Aceh Utara dan sempat menjadi tontonan sesaat.

“Saat kejadian itu, saya dan masyarakat dikagetkan dengan suara letusan tembakan. Ternyata ada kejadian penangkapan di depan Terminal Lhoksukon terhadap satu unit mobil,” tuturnya.

Selanjutnya, sambung Fakhrur, lalu, mobil yang ditarget langsung berhenti dan menepi di pinggir jalan mengingat moncong senjata api petugas telah diarahkan terhadap mereka.

Petugas pun langsung merapat dan meminta orang dalam mobil keluar dengan angkat tangan. Akhirnya dari dalam mobil itu keluarlah empat orang pria dan diantaranya ada yang masih berusia remaja. Spontan saja polisi melakukan pemeriksaan dan penggeledahan pelaku dan mobilnya.

Alhasil, polisi menemukan sebuah kardus yang berisi 15 bungkusan plastik warna hijau dan setelah dibuka ternyata itu adalah sabu-sabu seberat 15 Kg. Diduga sabu-sabu itu hendak diselundupkan ke luar Aceh yakni Kota Medan.

Kemudian polisi pun melakukan pengembangan hingga terkuak keberadaan tersangka dan barang bukti sabu-sabu lainnya berada di kawasan Krueng Geukuh Kec. Dewantara Kab. Aceh Utara. Sehingga polisi pun bergerak ke lokasi tepatnya pada sebuah rumah dan segera melakukan penggrebekan, pemeriksaan dan penggeledahan. Alhasil, polisi pun berhasil menangkap tiga pria lainnya bersama barang bukti sabu-sabu sebanyak 5 Kg.

Pasca kejadian itu, kini wilayah teritorial Polres Lhokseumawe dan Polres Aceh Utara kian gencar melakukan razia dan pengawasan kendaraan bermotor yang melakukan perjalanan ke arah Kota Medan.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak kepolisian masih melakukan pengembangan dan belum memberikan keterangan lanjutan terkait keberhasil tersebut.

Secara otomatis keberhasilan polisi menggagalkan penyelundupan sabu-sabu itu telah menyelamatkan ribuan masyarakat dari pengaruh buruknya. (b09)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2