Waspada
Waspada » Polres Aceh Timur Siapkan Sistem Besuk Online
Aceh

Polres Aceh Timur Siapkan Sistem Besuk Online

Waspada/Musyawir/BFORKOPIMDA plus Aceh Timur foto bersama usai acara pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Aula Bara Dhaksa, Mapolres Aceh Timur, Peudawa, Senin (22/2).

 

PEUDAWA (Waspada): Kepolisian Resort Aceh Timur saat ini sedang menyiapkan sistem besuk tahanan secara online, demi meminimalisir potensi penyalahgunaan waktu besuk sekaligus mencegah penyebaran virus Covid19.

“Wakapolres bersama tim sedang menyusun SOP-nya. Begitu siap, langsung kita terapkan,” kata AKBP Eko Widiantoro, Kapolres Aceh Timur usai acara pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Aula Bara Dhaksa, Mapolres Aceh Timur, Peudawa, Senin 21 Februari 2021.

Dengan adanya program tersebut sambung Eko, masyarakat yang hendak membesuk keluarganya tidak harus selalu datang langsung ke Mapolres, tapi cukup melakukan komunikasi lewat video call atau lewat aplikasi serupa lainnya.

Sistem ini diyakini lebih efisien karena mengirit waktu, dan para pembesuk pun tidak perlu lagi mengeluarkan biaya transport menuju Mapolres.

“Ini bagian dari komitmen kita untuk melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya. Bagaimana pun, meski saudara-saudara kita itu statusnya sebagai tahanan, hak-hak asasi mereka tetap harus kita perhatikan. Dan lewat sistem ini juga, kita bisa mengurangi berbagai resiko-resiko yang tidak kita inginkan. Apalagi, saat ini kita masih dalam masa pandemi Covid19,” urai Eko.

AKBP Eko Widiantoro menambahkan, selain sedang menyiapkan sistem Besuk Online, Polres Aceh Timur juga telah memiliki satu gedung tahanan yang representatif dengan fasilitas serta pelayanan yang humanis.

Gedung dengan kontruksi dua lantai tersebut memiliki ruang tahanan yang lega, fasilitas sanitasi memadai, serta mudah diakses. Bahkan, memiliki ruang tunggu khusus untuk ibu dan anak serta dilengkapi jalur khusus untuk penyandang cacat atau disabilitas.

“Kemudian, untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat, kita juga sudah punya gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) One Gate System. Masyarakat yang ingin mengurus SKCK misalnya, atau membuat laporan, bahkan mengadukan oknum personil polisi, cukup masuk ke satu gedung tersebut. Disitu sudah standby petugas dari semua satuan, termasuk dari Reserse, Intel dan Propam,” imbuh Eko.

Sama seperti gedung tahanan, lanjut Eko, Gedung SPKT Polres Aceh Timur juga memiliki sejumlah fasilitas pendukung semisal Ruang Khusus untuk Ibu Menyusui, Taman Mini tempat bermain anak-anak serta jalur khusus untuk masyarakat disabilitas.

Ruang utama juga disekat sedemikian rupa untuk beberapa loket petugas, sehingga masyarakat tidak perlu berlama-lama antre di ruang tunggu.

“Tujuan utama kita memberikan pelayanan yang cepat, mudah dan murah kepada masyarakat. Juga menghindari praktek transaksional antara oknum petugas dan masyarakat. Sehingga, upaya kita menjadikan Polres Aceh Timur menjadi Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) benar-benar tercapai,” pungkas Eko Widiantoro.

Dihadiri Forkopimda

Seremoni Pencanangan WBK-WBBM Polres Aceh Timur ini dihadiri seluruh unsur Forkopimda plus Aceh Timur, termasuk Bupati Rocky atau H Hasballah HM Thaib, Dandim 0104 Aceh Timur, Letkol czi Hasanul Arifin Siregar, Ketua PN Idi Apri Yanti, dari Kejaksaan dan unsur Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU).

Acara inti diisi dengan pemaparan soal WBK-WBBM oleh Kapolres, sambutan oleh bupati, lalu dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen oleh Kapolres selaku pencanang, kemudian turut diteken oleh para saksi dari unsur Forkopimda dan oleh para kasat serta kapolsek selaku para pendukung terwujudnya WBK-WBBM di Mapolres dan wilayah hukum Polres Aceh Timur.(b10).

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2