Polres Abdya Buru Pelaku Pembuang Bayi - Waspada

Polres Abdya Buru Pelaku Pembuang Bayi

- Aceh
  • Bagikan
Waspada /Syafrizal Kasat Reskrim Polres Abdya, Erjan Dasmi.

 

BLANGPIDIE (Waspada): Kepolisian jajaran Polres Aceh Barat Daya (Abdya), terus melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus, dalam memburu pelaku diduga sengaja membuang bayi beberapa waktu lalu, yang ditemukan di atas kursi sebuah kantin, kawasan Desa Babah Lhueng, Kecamatan Blangpidie.

Sebagaimana diketahui, pada Rabu (24/2) lalu, sekitar pukul 05.00 WIB, warga Abdya dihebohkan dengan penemuan seorang bayi jenis kelamin perempuan, yang ditemukan dalam kantongan plastik (kresek), oleh seorang warga atas nama M Arif, 60 tahun warga Desa Babah Lhueng, Kecamatan Blangpidie, saat sedang membuka pintu kantin tempat dirinya berusaha mencari nafkah.

Setelah menemukan bayi tak kenal, yang terbungkus kantongan plastic di kantinnya, M Arif langsung melaporkan kepada kantor polisi terdekat, yang berjarak dari kediamannya sekitar kurang lebih 200 meter.

Petugas yang turun ke TKP, langsung melarikan bayi perempuan dengan berat 2,2 kilogram itu ke Rumah Sakit Umum Tengku Peukan (RSUTP) Abdya, untuk mendapatkan perawatan medis.

Kapolres Abdya AKBP Muhammad Nasution SIK, melalui Kasat Reskrim, AKP Erjan Dasmi, Kamis (4/3) mengatakan, saat ini pihaknya bersama tim terus melakukan pengembangan kasus penyelidikan, guna mengungkap dan memburu pelaku kejahatan terhadap anak dimaksud.

Penyelidikan dan pengembangan kasus yang dimaksud Kasat Reskrim Erjan disini yakni, dengan cara melacak dan mengembangkan sejumlah fakta, yang ada di lokasi kejadian.

“Untuk sementara kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Kita telah memeriksa CCTV, juga turun ke masyarakat untuk menyerap informasi siapa pelakunya,” sebut Erjan.

Untuk sementara waktu lanjutnya, pihak berwajib belum bisa memberikan gambaran hasil dari penyelidikan yang dilakukan. Meskipun demikian katanya, titik terang akan segera muncul.

“Saat ini kita belum bisa menyampaikan hasilnya, sebab ini masih dalam tahap penyelidikan,” katanya.

Erjan juga mengatakan, membuang dengan sengaja bayi, merupakan tindakan pidana yang telah diatur dalam undang-undang perlindungan anak.

“Kita lihat dulu unsurnya, apakah karena faktor sengaja atau apa. Jika unsur kesengajaan, maka pelaku biasa dijerat 12 tahun penjara,” demikian Kasat Reskrim Erjan Dasmi.(b21)

 

  • Bagikan