Polres Abdya Amankan Pelaku Illegal Logging

Polres Abdya Amankan Pelaku Illegal Logging

- Aceh
  • Bagikan
Barang bukti kayu hasil illegal logging yang diamankan personil Satreskrim di Mapolres Abdya sebagai barang bukti, Sabtu (31/6). Waspada/Syafrizal
Barang bukti kayu hasil illegal logging yang diamankan personil Satreskrim di Mapolres Abdya sebagai barang bukti, Sabtu (31/6). Waspada/Syafrizal

BLANGPIDIE (Waspada): JH, 51, warga Desa Ie Mirah, Kecamatan Babah Rot, Aceh Barat Daya (Abdya), Kamis (28/5) lalu, sekitar pukul 02.00 WIB dinihari, diamankan personil Satreskrim Polres Abdya, atas dugaan pelaku illegal logging.

Bersama tersangka, petugas juga menyita belasan kubik (m3) kayu yang diduga hasil perambahan hutan, yang dilakukan tersangka di kawasan Desa Ie Merah.

Kapolres Abdya AKBP Muhammad Nasution SIK, melalui Kabag Ops AKP Haryono SE, Sabtu malam (31/5) lalu mengungkapkan, belasan kubik kayu hasil illegal logging tersebut, dari rumah JH, yang kesehariannya diketahui berprofesi sebagai petani.

Kayu dengan jenis meurante dan seumantok itu, berikut tersangka JH, langsung diboyong ke Mapolres Abdya, guna diproses lebih lanjut.

“Penyitaan dipimpin langsung Kasat Reskrim AKP Erjan Dasmi, bersama personel Resmob lainnya,” ungkap Kabag Ops AKP Haryono.

Ditambahkan, saat ini kasus illegal logging itu sedang dalam proses pemeriksaan penyidik Reskrim Polres Abdya.

“Berapa batang jumlah kayu secara keseluruhan belum kita hitung, tapi diprediksi sekitar 17 kubik,” sebutnya.

Kabag Ops Haryono juga menyebutkan, untuk melengkapi berkas perkara, pihaknya juga akan memintai keterangan saksi ahli dari BKPH Blangpidie KPH Wilayah V Gayo Lues.

“Selain memeriksa tersangka, kita juga akan memintai keterangan dari saksi-saksi lainnya, agar kasus tersebut segera dilimpahkan,” tuturnya.

JH terancam kurungan paling singkat satu tahun dan paling lama lima tahun, ditambah denda paling banyak 2,5 miliar, sebagaimana dimaksud dalam pasal 83 ayat (1) huruf b yo pasal 87 ayat (1) huruf b dan c undang-undang nomor 18 tahun 2013, tentang perambahan dan perusakan hutan.

Pada kesempatan itu, Haryono mengingatkan kepada masyarakat Abdya, untuk tidak melakukan perbuatan ilegal logging, yang justru bisa merusak hutan dan menciptakan bencana.

“Kita harus bersama-sama menyelamatkan sumber daya alam dan ekosistem penting, dari kejahatan seperti ini.

Makanya, operasi penindakan ini penting, untuk melindungi masyarakat, ekosistem dan menyelamatkan negara dari kerugian,” pungkasnya.(b21)

  • Bagikan