Waspada
Waspada » Polisi Periksa Suhu Tubuh Pengunjung Wisata Di Aceh Barat
Aceh

Polisi Periksa Suhu Tubuh Pengunjung Wisata Di Aceh Barat

Polisi memeriksa suhu tubuh pengunjung wisata di pintu gerbang sebelum memasuki Suak Geudeubang, Samatiga, Aceh Barat, Minggu (16/5). Waspada/Ist.
Polisi memeriksa suhu tubuh pengunjung wisata di pintu gerbang sebelum memasuki Suak Geudeubang, Samatiga, Aceh Barat, Minggu (16/5). Waspada/Ist.

MEULABOH (Waspada): Ribuan pengunjung Wisata Suak Geudeubang, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, Minggu (16/5), selain diwajibkan memakai masker dan mencuci tangan, wisatawan juga diperiksa suhu tubuh sebelum memasuki gerbang objek wisata pantai itu.

Kapolres Aceh Barat AKBP Andrianto Argamuda SIK, melalui Kabag Operasi Kompol Ikmal M.AP, kepada Waspada.id, menjelaskan, pemeriksaan suhu tubuh terhadap pengunjung bertujuan untuk mencegah penularan wabah virus COVID-19. “Pengunjung yang diizinkan masuk ke lokasi wisata ini hanya pengunjung memiliki suhu tubuh normal,” katanya.

Diakuinya, lokasi pantai yang berada di Suak Geudeubang merupakan wisata yang menjadi andalan masyarakat Meulaboh dan beberapa kabupaten tetangga. Selama ini pengunjung tidak terlalu ramai, namun karena akhir pekan perayaan Idul Fitri, sehingga masyarakat memadati sejumlah objek wisata di Aceh Barat, termasuk wisata pantai.

“Bukan hanya sekedar memeriksa suhu tubuh, petugas melalui alat pengeras suara mengimbau pengunjung untuk menjaga jarak saat duduk di pondok yang disediakan pengusaha warung dan rumah makan disana,” sebut Kompol Ikmal, seraya berharap masyarakat juga tetap mematuhi Prokes ketika bersama keluarga di rumah.

Apresiasi

Sementara Abdullah, salah seorang pengunjung pantai mengapresiasi sikap dan inovasi pihak kepolisian dalam mencegah wabah COVID-19 di Kabupaten Aceh Barat.

“Dalam suasana lebaran seperti ini, tapi kita melihat polisi masih terus berusaha mengingatkan masyarakat khususnya pengunjung pantai tetap mematuhi prokes, seperti memakai masker dan suhu tubuh kita diperiksa sebelum masuk ke lokasi wisata,” sebut dia.

Bahkan beberapa pengunjung yang suhu tubuhnya di atas batas normal, lanjut Abdullah, tidak diizinkan masuk ke lokasi wisata pantai dan disarankan melakukan rapid test.

“Mudah-mudahan, usaha dan inovasi yang dilakukan pihak kepolisian ini benar-benar bisa memutuskan mata rantai penyebaran virus COVID-19 di Aceh Barat,” demikian Abdullah. (b11).

Baca juga:

Petugas Pos Pakpak Bharat Temukan Warga Positif Covid-19

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2