PKM Unsam Beri Pendampingan UMKM Bawang Goreng Berkah

PKM Unsam Beri Pendampingan UMKM Bawang Goreng Berkah Desa Paya Rahat

  • Bagikan
Waspada/dede Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Unsam menunjukkan hasil produksi bawang goreng UMKM Berkah Desa Paya Rahat Aceh Tamiang Sanikem, Jumat (30/7). Waspada/dede
Waspada/dede Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Unsam menunjukkan hasil produksi bawang goreng UMKM Berkah Desa Paya Rahat Aceh Tamiang Sanikem, Jumat (30/7). Waspada/dede

LANGSA (Waspada): Tim Pengabdian Universitas Samudra (Unsam) melalui hibah Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang didanai DRPM Kemendikbud Ristek rahun 2021 memberikan pelatihan dan pendampingan pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan usaha mikro bawang goreng di Desa Paya Rahat, Kecamatan Banda Mulia, Kabupaten Aceh Tamiang.

Ketua Tim Pengabdian Universitas Samudra (Unsam), Faiz Isma, ST, MT, Dosen Fakultas Teknik Unsam didampingi anggota Maria Heviyanti, SP, M.Sc, Dosen Fakultas Pertanian Unsam dan Dias Setianingsih, SE, MBA, Dosen Fakultas Ekonomi Unsam bersama tiga orang mahasiswa, Jumat (30/7) mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatakan produksi bawang goreng terutama di saat harga bawang merah mengalami penurunan dengan menyediakan alat pengupas kulit bawang, pencacah bawang merah, dan peniris minyak bawang goreng.

Ketua Tim Pengabdian Universitas Samudra (Unsam), Faiz Isma, S.T., M.T saat bersama Ketua UMKM Berkah Desa Paya Rahat Aceh Tamiang Sanikem, Jumat (30/7). Waspada/dede
Ketua Tim Pengabdian Universitas Samudra (Unsam), Faiz Isma, S.T., M.T saat bersama Ketua UMKM Berkah Desa Paya Rahat Aceh Tamiang Sanikem, Jumat (30/7). Waspada/dede

Di mana, lanjut Faiz Isma, selama ini proses produksi bawang goreng masih dilakukan secara manual oleh UMKM Berkah Desa Paya Rahat Aceh Tamiang yang diketuai Sanikem, sehingga dengan adanya pemberian alat produksi ini diharapkan produksi bawang goreng akan mengalami peningkatan.

“Pada saat tim pengabdian melakukan pelatihan dan pendampingan penggunaan alat, serta pengemasan dan pemberian label terhadap produk bawang goreng, sambutan dan penerimaan masyarakat sangat antusias dalam mengikutinya,” terang Faiz Isma.

Kegiatan ini juga dihadiri Koordinator dan Anggota Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Banda Mulia Kabupaten Aceh Tamiang beserta Datok Desa Paya Rahat, Dedi Suhendar yang mengucapkan terima kasih kepada tim program kemitraan masyarakat (PKM) dari Universitas Samudra (Unsam).

Pihaknya berharap dengan adanya alat ini dapat meningkatkan dan mengembangkan usaha bawang goreng pada UMKM yang berdampak terhadap peningkatan nilai ekonomi masyarakat, dimana kegiatan ini juga mendukung pemerintah daerah Aceh Tamiang dalam mengembangkan sentral bawang merah di Kecamatan Banda mulia.

Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Unsam saat memberikan pelatihan dan pendampingan Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Usaha mikro bawang goreng di Desa Paya Rahat, Kecamatan Banda Mulia, Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (30/7). Waspada/dede
Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Unsam saat memberikan pelatihan dan pendampingan Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Usaha mikro bawang goreng di Desa Paya Rahat, Kecamatan Banda Mulia, Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (30/7). Waspada/dede

Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dari Unsam berharap setelah dilaksanakan kegiatan ini, UMKM Berkah yang salah satu pelopor dari kelompok petani bawang merah dapat meningkatkan produksi bawang goreng dengan 3 alat yang sudah diserahkan oleh tim PKM Unsam.

Kemudian, melalui program ini diharapkan dapat meminimalisir kerugian petani bawang saat harga bawang merah melemah. Selain itu mendapat dukungan pemerintah daerah Aceh Tamiang dalam mengembangkan Kecamatan Banda Mulia sebagai sentral bawang merah.

“Kegiatan ini diharapkan dapat berdampak pada kesejahteraan ekonomi petani bawang merah melalui UMKM bawang goreng,” tandas Faiz Isma.(b13)

 

  • Bagikan