KOTA JANTHO (Waspada): Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto yang mengetahui musibah kebakaran Dayah Babul Maqhfirah di Gampong Cot Keueng, Kecamatan Kuta Baro, Kamis (25/1), saat sedang paparan laporan di Kemendagri, langsung memerintahkan tim terkait di Aceh Besar bergerak cepat mengatasi musibah tersebut.
“Atas nama pribadi, keluarga dan seluruh rakyat Aceh Besar, kami mengucapkan duka cita sedalam-dalamnya atas musibah itu. Kami juga telah perintahkan tim terkait untuk mendata kerusakan dan kerugian akibat musibah yang juga cobaan Allah itu,” ungkap Iswanto yang secara khusus menelepon dari Jakarta.
Merespon instruksi Pj Bupati Muhammad Iswanto itu, BPBD Aceh Besar secara all out turun ke lapangan dengan melibatkan sedikinya 11 armada Pemadam Kebakaran (Damkar), dibantu dua unit Damkar Kota Banda Aceh.
“Kita menurunkan armada dari Pos Kuta Baro yang baru diresmikan, armada Pos Kajhu dan dari Pos Induk Sibreh. Dan juga didukung oleh 25 orang personil,” ujar Kalaksa BPBD Aceh Besar Ridwan Jamil.

Upaya pemadaman hingga pendinginan berlansung hingga pukul 12.00 WIB jelang dhuhur. “Alhamdulillah setelah beberapa jam tim kita bekerja, jelang dhuhur api dapat dipadamkan, dan tak ada korban jiwa,” ungkap Ridwan Jamil.
Pimpinan Dayah Babul Maghfirah, Ustadz Masrul Aidi Lc mengatakan, kebakaran bermuasal dari kantin dayah yang secara cepat merembet menghanguskan unit bangunan lainnya.
Musibah kebakaran melanda Dayah (Pesantren) Babul Maghfirah Cot Keueng itu, saat santri mulai proses belajar di pagi hari. Kebakaran itu membuat sedikitnya 11 ruang penginapan santri wanita, rumah pimpinan pesantren, kantin dan bank santri ludes terbakar.
Dua Tenda Induk Didirikan
Sementara itu, Plt Kadis Sosial Aceh Besar Aulia Rahman secara terpisah mengatakan, pihaknya terus mendata dampak dari musibah amuk sijago merah itu. Dengan melibatkan tenaga Tagana dan TKSK kecamatan tersebut.
“Insya Allah dalam dua hari ini data akan tuntas dan valid. Setelah itu Pak Pj Bupati akan turun langsung ke lokasi musibah untuk menyalurkan bantuan masa panik,” tutur Aulia.
Ditambahkan saat ini Dinsos Aceh Besar telah mendirikan dua tenda induk di lokasi kebakaran, sebagai lokasi alternatif untuk santri korban terdampak kebakaran.
Hingga berita ini diturunkan, tampak para tokoh Aceh Besar dan Aceh berkunjung ke Dayah Babul Maghfirah untuk menyatakan rasa keprihatinan.
Sementara Pemerintah Aceh melalui Dinsos Aceh juga tampak sedang menyalurkan bantuan masa panik, dipimpin oleh Muslim Kadinsos Aceh. (b05)
Baca juga:
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaZRiiz4dTnSv70oWu3Z dan Google News Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News ya.
Respon (1)