KUTACANE (Waspada): Pemberian apresiasi kepada Kapolres Aceh Tenggara AKBP R. Doni Sumarsono S.Ik dan Kasatreskrim, Iptu Bagus Pribadi serta jajaran terus mengalir, salah satunya dari Pj Bupati Drs. Syakir, M.Si.
Pasalnya, hanya hitungan jam personel Polres berhasil mengungkap kasus pembunuhan seperti yang diberitakan sebelumnya, penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas di pinggir jalan dengan luka mengenaskan di perut, menghebohkan Warga Kute/Desa Lawe Bekung Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara, Rabu (23/8) lalu.
“Mayat tersebut saat ditemukan masih menggunakan baju warna merah dengan celana panjang warna hitam. Sementara tim gabungan Opsnal Reskrim dan Opsnal Satintelkam Polres Aceh Tenggara membekuk dua tersangka pembunuh di Kute/Desa Lawe Rutung Kecamatan Lawe Bulan, Rabu (23/8) sekira pukul 19.00 WIB.
Dua tersangka yakni, S alias A, 40, warga Bacang Lade, R, 17, masih pelajar Kecamatan Lawe Bulan Aceh Tenggara, sedangkan korban, Yuki Adli Putra, 16, pelajar SMKN 2 Kutacane, beralamat di Kute/Desa Penosan Kecamatan Lawe Sumur Agara sesuai Laporan Polisi nomor : LPB/152/VIII/2023, tanggal 23 Agustus 2023 dengan Pelapor Irwan Faisal, 30, paman korban.
Gerak cepat jajaran Polres di bawah pimpinan AKBP R Doni Sumarsono S. Ik merupakan capaian kinerja yang baik demi terciptanya stabilitas Kamtibmas, kata Pj Bupati melalui Kadis Kominfo Zul Fahmy kepada Waspada, Kamis (24/8) sore.
Dikatakan, dengan ditangkapnya dua tersangka pembunuhan oleh Tim Opsnal Satreskrim, Satintelkam, itu merupakan bukti bahwa kepolisian dengan sigap menjaga stabilitas keamanan di wilayahnya. “Ini merupakan kinerja yang baik dilakukan oleh Polres Agara untuk menjaga stabilitas Kamtibmas, dan patut kita beri apresiasi dan ucapan terima kasih,” ujar Pj. Bupati.
Lebih lanjut Pj Bupati menjelaskan bahwa kinerja yang ditunjukkan Polres Aceh Tenggara dalam pengungkapan kasus pembunuhan tersebut dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Aceh Tenggara dalam menjalankan aktivitas sehari-hari terutama setelah terungkapnya kasus pembunuhan tersebut,.
“Mudah-mudahan, hal seperti ini tak terjadi lagi di kemudian hari, semoga Aceh Tenggara ke depan semakin aman dan tentram sebagaimana yang menjadi harapan kita semua,” harap Pj Bupati Agara.
Di akhir penyampaiannya Pj Bupati Agara mengimbau segenap masyarakat untuk lebih waspada terhadap pencurian, Curanmor dengan kekerasan serta mengaktifkan Siskamling Kute di seluruh wilayah Kabupaten Aceh Tenggara untuk memastikan Kamtibmas berjalan dengan baik sesuai harapan kita bersama, pungkasnya. (cseh)