Waspada
Waspada » PIM Salurkan 300 APD Dan 600 Masker
Aceh

PIM Salurkan 300 APD Dan 600 Masker

Manager Humas PIM menyerahkan 25 set APD dan 50 masker kepada UTD PMI Aceh Utara, Senin (11/5) pagi di Lhokseumawe. Waspada/Maimun Asnawi
Manager Humas PIM menyerahkan 25 set APD dan 50 masker kepada UTD PMI Aceh Utara, Senin (11/5) pagi di Lhokseumawe. Waspada/Maimun Asnawi

ACEH UTARA (Waspada): Manager Humas PT Pupuk Iskandar Muda, Nasrul kepada Waspada, Selasa (12/5) menyebutkan, PT PIM kembali menyalurkan bantuan berupa 300 APD dan 600 masker.

Bantuan tersebut dipandang perlu untuk kelengkapan alat medis dalam percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Aceh Utara.

“Kemarin itu kita sudah bantu Sembako dan sekarang kita focus pada Alkes berupa pemberian APD dan masker.

Bantuan ini kita salurkan kemarin pagi, Senin (11/5),” sebut Manager Humas PIM Nasrul didampingi Nikman.

Menjawab Waspada, Nasrul menyebutkan, dari 300 APD dan 600 masker itu, sebanyak 40 set APD dan 50 masker diserahkan kepada RSU Cut Mutia Aceh Utara.

Untuk UTD PMI Aceh Utara 25 set APD dan 50 masker. Untuk RS Prima Inti Medika 200 set APD dan 75 masker.

Untuk Puskesmas Dewantara 20 set APD dan 25 masker, dan 100 masker untuk Koramil dan Polsek Dewantara.

Pada kesempatan itu, Nasrul kepada Waspada mengatakan, pihak pihak managemen PIM berpesan kepada seluruh penerima APD untuk tidak menggunakan APD tersebut apabila belum ada pasien baik itu ODP, PDP dan tentunya pasien positif Covid-19.

Hal ini dipandang penting karena ketersediaan APD di daerah sangat menim. Jangan sampai saat dating pasien APD tidak tersedia sehingga terganggu dalam proses penanganan pasien.

“Sesuai informasi dari pihak pengadaan. APD ini boleh digunakan 2-3 kali apabila APD ini digunakan untuk merawat OPD dan PDP, tetapi jika digunakan untuk merawat pasien positif Covid-19 hanya boleh digunakan satu kali saja.

Karena itu, jangan gunakan kalau untuk hal lain kecuali untuk penanganan ODP, PDP dan pasien positif Covid-19,” pesannya.

Kecuali, sebut Nasrul, APD ini boleh digunakan oleh petugas donor darah di UTD Palang Merah Indonesia (PMI) Aceh Utara yang sudah dibantu 25 set.

Kenapa PMI berbeda karena PMI rentan dengan resiko penyebaran virus disebabkan bekerja dibidang transfusi darah.

“APD yang kita serahkan untuk UTD PMI Aceh Utara untuk petugas donor darah, agar mereka berjaga-jaga.”

Ditanya apakah itu bantuan gabungan BUMN yang ada di Aceh, Narul mengatakan bahwa itu bantuan PIM sendiri bukan bantuan gabungan BUMN.

Bantuan gabungan BUMN untuk Aceh Utara, Langsa, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Lhokseumawe, dan Bireun belum diberikan hingga saat ini.

Sedangkan untuk Kota Banda Aceh, Acejh Barat, Aceh Selatan sampai dengan Kota Sabang sudah diserahban bantuan dari gabungan BUMN.

“Nanti data lengkap saya kirimkan, kabupaten/kota mana saja yang sudah menerima dan belum bantuan gabungan BUMN,” sebut Nasrul dan Nikman. (b18).

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2