Pidie Nol Kasus PMK

- Aceh
  • Bagikan
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Pidie bersama petugas tim medis sedang melakukan tracing terhadap ternak yang makasuk ke Pasar Hewan, Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie, Selasa (17/5) Waspada/Muhammad Riza
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Pidie bersama petugas tim medis sedang melakukan tracing terhadap ternak yang makasuk ke Pasar Hewan, Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie, Selasa (17/5) Waspada/Muhammad Riza

SIGLI (Waspada): Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Pidie menyatakan belum menemukan adanya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak di daerah berjuluk Pang Ulee Buet Ibadat Pang Ulee Hareukat Meugoe.

“Hari ini kami melakukan razia dan pemeriksaan terhadap hewan ternak di Pasar Hewan Padang Tiji. Bila ada indikasi tenak yang terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), maka hewan tersebut dilarang memasuki area Pasar, dan sampai sekarang belum ditemukan satu ekorpun hewan ternak yang terjangkit PMK di pasar hewan ini,” ujar Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Kabupaten Pidie, Hasballah, SP, MM, Selasa (17/5).

Kendati begitu, Hasballah menjelaskan pihaknya dibantu Polres Pidie bersama jajarannya, tetap menurunkan tim medis terdiri dari dokter hewan dan petugas peternakan untuk melakukan tracing dan indentifikasi lapangan.

Sejatinya, kegiatan pemeriksaan hewan ternak tersebut sudah sering dilakukan. Sebelum tracing itu dilakukan di Pasar Hewan Padang Tiji. Sabtu, pekan lalu Dinas Pertanian dan Pangan, Kabupaten Pidie telah duluan melakukan tracing dan pemeriksaan hewan ternak di Pasar Hewan Beureunuen, Kecamatan Mutiara.

Hasballah, juga membeberkan ciri-ciri hewan ternak yang terenfeksi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak. Kata dia penyakit yang menyerang hewan ternak berkuku genap atau belah seperti sapi, kerbau, domba, dan kambing, ciri utamanya yakni hewan mengalami panas tinggi dan keluar air liur secara berlebih (hipersalivasi), air liur terlihat menggantung dan air liur terlihat berbusa. Ciri lainnya ialah kepincangan yang akut, luka pada mulut, lidah, dan lubang hidung.

Kapolres Pidie AKBP Padli, SH, SIK,MH melalui Kapolsek Padang Tiji, AKP Sukrizal, SH menjelaskan kehadiran personeil polisi dalam kegiatan pengecekan dan pengawasan hewan ternak di Pasar Hewan, Kecamatan Padang Tiji, ini dalam upaya membantu penanganan penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) hewan ternak. “ Ada enam polsek yang ikut hadir di Padang Tiji. Yaitu, Polsek Padang Tiji, Delima, Pidie, Grong-grong dan Polsek Muara Tiga” pungkasnya (b06)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.