Waspada
Waspada » Petugas Rutan Dan PNS Aceh Singkil Positif Covid-19
Aceh

Petugas Rutan Dan PNS Aceh Singkil Positif Covid-19

Kepala Dinas Dukcapil Yakub didampingi Sekretaris saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (20/4).

 

SINGKIL (Waspada): Salah satu Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Aceh Singkil dilaporkan terkonfimasi positif Covid-19.

Termasuk petugas di Rutan Singkil. Sebelumnya, seorang PNS inisial A di Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) tersebut sempat mengikuti Rapat Kerja(Raker) bersama Kepala Dinas Dukcapil, 6 April 2021.

Sementara petugas Rutan Singkil AZ dilaporkan terkonfirmasi Covid-19 setelah perjalanan dari Jakarta 2 April 2021, dan singgah di kampung halamannya Padang Sumatera Barat.

Kepala Disdukcapil Aceh Singkil, Yakub didampingi Sekretaris Radiah Mas dikonfirmasi Waspada, Selasa (20/4) membenarkan dirinya sempat bersama (A) PNS yang terkonfirmasi positif Covid-19, mengikuti kegiatan Rapat Kerja Pencatatan Sipil se-Aceh di Kyirian Muraya Hotel Banda Aceh.

“Iya saya saat ke Banda Aceh berangkat sama, satu mobil dengan A, ikuti Raker Pencatatan Sipil di Hotel Muraya,” ucap Yakub.

Begitupun katanya, kondisi A masih normal. Namun diprediksikan A terkonfirmasi Covid-19 setelah mengikuti Raker dan menetap di rumah anaknya di Banda Aceh.

“Dia minta izin sama saya tidak pulang ke Singkil sampai meugang, dan dia tinggal di rumah anaknya di Banda Aceh,” ucap Yakub.

Namun setelah sekitar 6 hari dari acara Raker A mengalami meriang dan sesak nafas dan gejalanya seperti tipus. Namun saat dilakukan Swab yang bersangkutan ternyata positif Covid.

“Kami dapat informasinya saat sudah puasa pertama si A sakit,” kata Yakub.

Saat ini A sedang dalam perawatan di Rumah Sakit Meuraxa Banda Aceh. Kondisi A saat ini sudah lebih membaik dan sudah mulai normal. “Namun belum lepas infus,” tambahnya.

Begitupun Yakub memastikan kondisi kesehatan tubuhnya yang sempat bersama A sebelum Raker tidak mengalami gejala apapun atau keluhan kesehatan.

Sebab diprediksikan A terkena Covid setelah berada dirumah anaknya di Banda, usai mengikuti Raker. Dan bukan saat kegiatan Raker.

Sehingga pihak Disdukcapil tetap melakukan pelayanan administrasi kependudukan.

Meski tidak melakukan penyemprotan disinfektan namun Disdukcapil tetap menjalankan Prokes dalam menjalankan pelayanan masyarakat.

Dan Yakub juga mengaku tidak menjalani Swab untuk memastikan kesehatannya, dan tetap beraktivitas masuk kantor seperti biasa.

Disebutkannya ibu A, ini sebelumnya sudah menjalani vaksin pertama Covid-19, beber Yakub.

Terkait kasus baru Covid-19, Kabid P2P Dinas Kesehatan Aceh Singkil Raja Maringin mengatakan, PNS di Disdukcapil berusia 57 tahun merupakan pelaku traveler.

Penyebaran Virus kebanyakan masuk dari pelaku traveler. Seperti sebelumnya ZA warga Kecamatan Singkil Utara.

Kemudian Petugas Rutan Singkil AZ dan menyusul PNS Disdukcapil A.

Sementara sejauh ini katanya Disdukcapil tidak ada permintaan Swab untuk instansi termasuk penyemprotan disinfektan.

Sementara Pegawai Disdukcapil yang hendak dihubungi untuk dilakukan tracking belum menerima panggilan saya, ucap Maringin.

Sementara AZ petugas Rutan Singkil juga terkonfirmasi Covid-19 usai melakukan traveler dari Jakarta dan Padang.

Setelah tiga hari tiba di Singkil 5 April 2021, AZ mengalami gangguan kesehatan dan berobat ke RSUD Aceh Singkil.

AZ direkomendasikan untuk menjalani perawatan di RSUD 13 April. Setelah Swab dan dikirim sampel AZ dinyatakan positif Covid. Kemudian AZ menjalani isolasi mandiri.

Namun setelah dilakukan tracking 15 orang diantaranya sipil dan Napi didapati kontak erat dengan petugas AZ, dan sudah menjalani Swab.

“Saat ini swab 15 orang tersebut sudah dikirim ke Banda Aceh untuk diperiksa di Lab, dan menunggu hasilnya,” ucap Maringin. (b25)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2