Waspada
Waspada » Petugas Razia Oknum Keuchik Tak Pakai Masker
Aceh

Petugas Razia Oknum Keuchik Tak Pakai Masker

IDI (Waspada): Setelah tertangkap petugas saat razia akibat tidak mematuhi protokol kesehatan (prokes), oknum kepala desa atau keuchik akan dipanggil untuk diperiksa Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Aceh Timur.

“Benar, salah satu warga yang terjaring razia operasi yustisi dua hari yang lalu adalah oknum kepala desa atau aparat desa.”

“Akibat tidak mematuhi prokes, maka kita akan lakukan pemanggilan untuk dilakukan pemeriksaan,” kata Kepala Satpol-PP dan WH Aceh Timur, Teuku Amran MM, kepada Waspada, Minggu (9/5).

Operasi Yustisi tersebut merupakan razia tim gabungan yang melibatkan unsur TNI/Polri, Pol-PP, Dinas Kesehatan, Kejari, PN Idi, dan BPBD.

“Setiap masyarakat yang tidak mengenakan masker maka akan dilakukan swab antigen secara acak malam itu, salah satunya reaktif dan dinyatakan terpapar Covid-19,” sebut Ampon, sapaan Teuku Amran.

Oknum keuchik yang terjaring razia petugas di salah satu warung kopi di Kota Idi, ketika itu sama sekali tidak memakai masker, sehingga petugas mengambil sikap untuk dilakukan swab antigen di lokasi.

Pihaknya sangat menyayangkan terjaringnya oknum kepala desa itu, karena setiap kepala desa otomatis sebagai ketua satgas penanganan Covid-19 di tingkat desa.

“Seharusnya kepala desa menjadi contoh yang baik dalam mencegah penyebaran wabah Covid-19. Bukan malah duduk di lokasi keramaian tanpa memakai masker,” tutur Ampon.

Menurutnya, dalam melakukan operasi yustisi kali ini melengkapi dengan mobil yang membawa peralatan swab antigen, sehingga petugas medis langsung melakukan swab antigen terhadap pengunjung di lokasi,” timpa Ampon.

“Razia yang sama akan terus dilakukan di tempat-tempat keramaian lain di berbagai kecamatan dan kota di wilayah itu,” sebut Ampon.

Dia menandaskan, setiap warga yang kedapatan tidak mengenakan masker akan dilakukan swab antigen dan dicatat identitasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, puluhan pengunjung warkop dalam Kota Idi, Aceh Timur, dilakukan swab antigen secara acak, Kamis (6/5) malam.

Salah satunya dinyatakan positif Covid-19, sehingga petugas mengharuskan untuk menjalani isolasi mandiri di rumahnya hingga 14 hari ke depan. (b11/C)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2