Waspada
Waspada » Petani Tiro Galang Dana Perbaiki Saluran Talang Air Jebol
Aceh Headlines

Petani Tiro Galang Dana Perbaiki Saluran Talang Air Jebol

Baktiar, Keuchik Gampong Pulo Mesjid, Kecamatan Tiro/Truseb, Kabupaten Pidie saat melihat kondisi terkini pipa saluran talang air Lhok Labu, Gampong Pana setelah saluran itu diperbaiki warga dengan menggunakan plat bekas drum, Senin (16/11). Petani Tiro galang dana perbaiki saluran talang air jebol. Waspada/Muhammad Riza
Baktiar, Keuchik Gampong Pulo Mesjid, Kecamatan Tiro/Truseb, Kabupaten Pidie saat melihat kondisi terkini pipa saluran talang air Lhok Labu, Gampong Pana setelah saluran itu diperbaiki warga dengan menggunakan plat bekas drum, Senin (16/11). Petani Tiro galang dana perbaiki saluran talang air jebol. Waspada/Muhammad Riza

SIGLI (Waspada): Para petani di Kecamatan Tiro/Truseb, Kabupaten Pidie, galang dana perbaiki pipa talang air yang jebol di Lhok Labu, Gampong Pana.

Aksi itu dilakukan agar para petani di daerah pedalaman Kabupaten Pidie, itu bisa mengaliri air untuk mengolah lahan sawahnya pada musim rendengan 2020 ini.

Baktiar, Keuchik (kepala desa-red) Gampong Pulo Mesjid, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, Senin (16/11) mengatakan dampak dari jebolnya talang air tersebut sangat besar terhadap sektor pertanian di kawasan tersebut. Pasalnya, imbuh dia ratusan hektar sawah produktif tersebar dalam lima gampong di Kecamatan Tiro/Truseb terancam gagal tanam pada musim rendengan tahun ini.

Kelima gampong itu kata dia, meliputi gampong Mns Pana, Pulo Mesjid, Trieng Judo Tunong, Gampong Trieng Judo Baroh dan Gampong Mampre. Hal itu bisa terjadi karena air yang bersumber dari saluran irigasi Pintu Satu, Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Tiro tidak bisa dialiri ke semua areal sawah yang ada dalam lima gampong dimaksud.

“Jadi beberapa bulan lalu pipa talang air Lhok Labu, Gampong Pana, ini patah karena sudah tua sekali. Jadi kami para petani di sini menggalang dana secara sukarela untuk memperbaiki talang air ini,” kata Keuchik Baktiar.

Sebut dia, talang air yang awalnya pipa besi telah jebol itu diganti warga dengan drum bekas Bahan Bakar Minyak (BBM) disambungkan pada pipa besi talang air. “Kami berharap dengan adanya perbaikan ini dapat bertahan beberapa waktu sehingga masyarakkat petani bisa mengolah sawah semereka” katanya.

Camat Tiro/Truseb Almanza mengatakan dirinya sudah mendapat laporan terhadap jebolnya pipa talang air Lhok Labu, di Gampong Pana tersebut. “Saya sudah ke lokasi melihat langsung kondisi pipa talang air itu,” katanya,

Warga ujar Almanza, menggalang dana perbaikan talang air tersebut agar air bisa dialiri ke sawah-sawah. Sebab kata dia, bila menunggu talang air yang telah jebol itu ditangani pemerintah, bisa membutuhkan waktu lama.

Sementara musim tanam rendengan tahun ini sudah tiba, sehingga warga menggalang dana untuk memparbaiki talang air tersebut seadanya sambil menunggu talang air tersebut ditangani serius oleh pemerintah.

“Kami berharap pemerintah kabupaten dan Provinsi Aceh bisa menangani secepatnya pipa saluran talang air ini, supaya masyarakat petani kita di Tiro ini tidak kesulitan mengaliri air ke sawah-sawah mereka,” katanya.

Pantauan Waspada.id, pipa talang saluran air Lhok Labu, Gampong Pana, Kecamatan Tiro/Truseb yang telah jebol, kini sudah diperbaiki oleh warga seadanya dengan menggunakan bahan drum bekas. Beton abutment pipa talang air itu terlihat telah patah, dan jebol. Dikhawatirkan jika tidak segera ditangani abudmen saluran talang air ini akan amblas. (b06)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2