Waspada
Waspada » Personel Sat Lantas Pidie Jadi ‘Tukang Tambal’ Dadakan
Aceh

Personel Sat Lantas Pidie Jadi ‘Tukang Tambal’ Dadakan

Jalan Berlubang Ancam Nyawa Pengendara

Sejumlah personel Polisi Satuan Lalulintas Polres Pidie di bawah pimpinan AKP Dede Kurniawan, S.IK, MH menambal jalan berlubang, untuk mengantisipasi jatuhnya korban pengendara di jalan raya, Senin (12/4). Personel Sat Lantas Pidie Jadi 'Tukang Tambal' Dadakan Waspada/Muhammad Riza
Sejumlah personel Polisi Satuan Lalulintas Polres Pidie di bawah pimpinan AKP Dede Kurniawan, S.IK, MH menambal jalan berlubang, untuk mengantisipasi jatuhnya korban pengendara di jalan raya, Senin (12/4). Personel Sat Lantas Pidie Jadi 'Tukang Tambal' Dadakan Waspada/Muhammad Riza

SIGLI (Waspada): Pemandangan tidak biasa terlihat di Jalan Lingkar Keunire, Kecamatan Pidie Kabupaten Pidie, Senin (12/4).

Beberapa personel Polisi dari Satuan Lalulintas Polres Pidie menambal jalan berlubang. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalulintas terhadap masyarakat pengguna jalan.

Kasat Lantas Polres Pidie AKP Dede Kurniawan, S.IK, MH mengatakan, penambalan jalan berlubang tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari Operasi Keselamatan Seulawah 2021.

Kasat Lantas Polres Pidie AKP Dede Kurniawan memimpin rekayasa jalan di Kecamatan Grong-grong, Kabupaten Pidie. Waspada/Muhammad Riza
Kasat Lantas Polres Pidie AKP Dede Kurniawan memimpin rekayasa jalan di Kecamatan Grong-grong, Kabupaten Pidie. Waspada/Muhammad Riza

 

Ada tiga titik lokasi jalan berlubang yang dianggap berpotensi rawan terjadinya kecelakaan lalulintas terhadap masyarakat pengguna jalan yaitu di depan Rumah Sakit Islam Ibnu Sina, depan STIS Al-Hilal, dan di Simpang Bidan Nurjanah.

“Kami harapkan dengan adanya penambalan jalan ini, masyarakat kita bisa tertib berlalulintas dan aman serta nyaman dalam melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan,” katanya.

Selain itu, AKP Dede Kurniawan menyebutkan bahwa Sat Lantas Polres Pidie bersama Polsek Grong-grong dan Dishub Kabupaten Pidie melaksanakan pemasangan pembatas jalan (Water barrier beton dan water baerier portabel) di Pasar Grong-grong.

Kegiatan rekayasa arus lalulintas dan penyekatan jalur dua arah ini dilakukan untuk menimalisir kemacatan arus lalu lintas pada sore hari di saat bulan suci Ramadhan. “Biasaya pada sore hari kan rame warga yang berbelanja, membeli makanan untuk buka puasa. Karena itulah kami lakukan rekayasa jalan ini” tutupnya. (b06)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2