Perkara Pembunuhan Gajah Mulai Disidang

Perkara Pembunuhan Gajah Mulai Disidang
Lima Terdakwa Dihadirkan Secara Virtual

- Aceh
  • Bagikan
SIDANG PERDANA: Ketua PN Idi, Apriyanti, SH MH, memimpin sidang perkara pembunuhan Gajah Sumatera di ruang sidang PN Idi, Aceh Timur, Kamis (21/10). Waspada/M Ishak
SIDANG PERDANA: Ketua PN Idi, Apriyanti, SH MH, memimpin sidang perkara pembunuhan Gajah Sumatera di ruang sidang PN Idi, Aceh Timur, Kamis (21/10). Waspada/M Ishak

IDI (Waspada): Majelis hakim mulai menggelar sidang perkara pembunuhan Gajah Sumatera di Pengadilan Negeri (PN) Idi, Aceh Timur, Kamis (21/10). Sidang kasus satwa liar dilindungi itu dimulai pukul 12:00 WIB.

Sidang dipimpin Ketua PN Idi, Apriyanti SH MH, selaku hakim ketua, didampingi dua hakim anggota yakni Ike Ari Kesuma SH, dan Zaki Anwar SH. Sementara tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) hadir Muhammad Iqbal SH dan Harry Arfhan, SH MH.

Sidang dibuka majelis hakim di awali dengan pemeriksaan kelima terdakwa, mulai dari identitas, usia, alamat, dan pendidikan terakhir para terdakwa. Pemeriksaan seluruh terdakwa dilakukan secara bergilir dengan menghadirkan para terdakwa secara virtual.

Majelis hakim juga memastikan tanggal dan bulan serta tahun para terdakwa ditahan, karena kelimanya ditahan bervariasi di bulan Agustus 2021. Dalam perkara itu, para terdakwa menghadapinya sendiri dan bersedia di dampingi pengacara negara.

Selesai pemeriksaan identitas terdakwa, lalu mejelis hakim mempersilakan tim JPU membacakan dakwaan perkara pembunuhan satwa yang dilindungi.

Setelah membacakan dakwaan, majelis menanyakan keberatan, namun para terdakwa menjawab tidak keberatan. Lalu majelis hakim menanyakan keterangan saksi, namun tim JPU meminta waktu sepekan untuk menghadirkan saksi, sehingga mejelis hakim melanjutkan persidangan, Rabu 27 Oktober 2021.

“Persidangan kita lanjutkan pekan depan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi,” kata Apriyanti, Ketua Majelis Hakim, sebelum menutup sidang di PN Idi.

Kajari Aceh Timur Semeru SH MH, melalui Kasi Intelijen, Wendy Yuhfrizal, SH, MH, dikonfirmasi terpisah kepada Waspada.id mengatakan, sidang perdana sesuai jadwal hanya pembacaan dakwaan terhadap lima terdakwa dalam kasus pembunuhan gajah.

“Hari ini materi sidang pembacaan dakwaan untuk lima terdakwa. Untuk agenda sidang lanjutan kita menghadirkan keterangan saksi, namun karena saksi lebih dari empat orang, maka pemanggilan akan dilakukan secara bertahap. Ini untuk menghindari penularan wabah COVID-19,” ujar Wendi. (b11/I).

  • Bagikan