Waspada
Waspada » Perindagkop Dan UKM Langsa Buka Pendaftaran BPUM Tahap II
Aceh Ekonomi Headlines

Perindagkop Dan UKM Langsa Buka Pendaftaran BPUM Tahap II

Terlihat para pelaku usaha mendaftarkan usahanya untuk mendapatkan bantuan Bantuan Pelaku Usaha Mikro (BPUM) di kantor Perindagkop dan UKM Kota Langsa, Selasa (13/10). Perindagkop dan UKM Langsa buka pendaftaran BPUM tahap II. Waspada/dede
Terlihat para pelaku usaha mendaftarkan usahanya untuk mendapatkan bantuan Bantuan Pelaku Usaha Mikro (BPUM) di kantor Perindagkop dan UKM Kota Langsa, Selasa (13/10). Perindagkop dan UKM Langsa buka pendaftaran BPUM tahap II. Waspada/dede

LANGSA (Waspada): Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Perindagkop dan UKM) Kota Langsa membuka pendaftaran Program Bantuan Bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM) untuk tahap II, Selasa (13/10).

Plt. Kadis Perindagkop dan UKM Kota Langsa, Syamsul Bahri SE, kepada wartawan di ruang kerjanya mengatakan, dibukanya kembali pendaftaran tersebut sesuai dengan Surat Sekretaris Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor 491/SM/X/2020 Tanggal 06 Oktober 2020 Perihal Perpanjangan Waktu Pendataan Program Bantuan Bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM).

Plt. Kadis Perindagkop dan UKM Kota Langsa, Syamsul Bahri SE, saat memberikan keterangan di ruang kerjanya, Selasa (13/10). Perindagkop dan UKM Langsa buka pendaftaran BPUM tahap II. Waspada/dede
Plt. Kadis Perindagkop dan UKM Kota Langsa, Syamsul Bahri SE, saat memberikan keterangan di ruang kerjanya, Selasa (13/10). Perindagkop dan UKM Langsa buka pendaftaran BPUM tahap II. Waspada/dede

“Untuk maksud tersebut Dinas Perindagkop dan UKM Kota Langsa kembali membuka pendaftaran calon penerima Bantuan Pelaku Usaha Mikro (BPUM) Tahap Il sampai dengan tanggal 20 November 2020,” katanya.

Masih menurutnya, adapun kriteria calon penerima BPUM yaitu, memiliki usaha produktif skala ultra Mikro dan Usaha Mikro (sebelum wabah Covid-19) dan usahanya terdampak Covid-19 di Wilayah Kota Langsa, tidak sedang menerima kredit perbankan (dana KUR) atau sejenisnya, saldo tabungan calon penerima <Rp. 2.000.000, warga Kota Langsa dan memiliki e-KTP berdomisili di Kota Langsa, bukan Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan bukan anggota TNI/Polri dan juga bukan pegawai BUMN/BUMD.

Lanjutnya, persyaratan pendaftaran calon penerima BPUM yang harus dilengkapi yaitu fotocopy e-KTP 1 (satu) lembar yang jelas dan bisa dibaca, fotocopy Kartu Keluarga (KK) 1 (satu) lembar yang jelas dan bisa dibaca, Surat Keterangan Usaha (SKU) dari Geuchik setempat, Wajib mencantumkan No. HP/WA milik sendiri yang bisa dihubungi/aktif, foto tempat usaha bersama pelaku usaha dan nama jenis usahanya, yang sudah menerima BPUM dan telah terdaftar BPUM tidak bisa mendaftar kembali, proses pendaftaran tidak dipungut biaya apapun/gratis dan pendaftaran ditutup pada tanggal 20 November 2020.

Dikatakan Syamsul lagi, kepada Camat dan Geuchik untuk menginformasikan kepada pelaku usaha di wilayahnya masing-masing untuk mendaftarkan usahanya ke Koperindagkop. “Jadwalnya kita buka hampir sebulan ke depan dari tanggal 13 Oktober 2020 hingga 20 November 2020,” imbuhnya.

Diharapkan kepada pelaku usaha agar mendaftarkanya langsung mendatangi Kantor Koperindagkop Langsa dan pendaftaran ini gratis.

Intinya sejuah ini pihaknya mendaftarkan semua pelaku usaha di Kota Langsa ke Kementerian dan hasil verifikasi pihak kementerian yang menentukan berhak menerima atau tidak. “Kita berharap semua yang mendaftar dan memenuhi persyaratan semua terakomodir,” tukas Samsul. (b13).

 

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2