Waspada
Waspada » Pengungsi Gas Beracun Rayakan Tradisi Meugang Di Tenda Darurat
Aceh

Pengungsi Gas Beracun Rayakan Tradisi Meugang Di Tenda Darurat

Warga memotong sapi untuk memeriahkan tradisi megang di kamp pengungsian di halaman Kantor Camat Banda Alam, Aceh Timur, Minggu (11/4). Pengungsi Gas Beracun, Rayakan Tradisi Meugang Di Tenda Darurat. Waspada/M. Ishak
Warga memotong sapi untuk memeriahkan tradisi megang di kamp pengungsian di halaman Kantor Camat Banda Alam, Aceh Timur, Minggu (11/4). Pengungsi Gas Beracun, Rayakan Tradisi Meugang Di Tenda Darurat. Waspada/M. Ishak

IDI (Waspada): Warga yang berada di lokasi pengungsian di halaman Kantor Camat Banda Alam, tetap merayakan tradisi meugang di lokasi pengungsian. Pasalnya, mereka masih khawatir kembali ke kampung halaman pasca kejadian bau asap yang diduga berasal dari sumur AS-11 milik PT Medco EP Malaka.

Sebagai bentuk kepedulian, PT Medco EP Malaka ikut mendistribusikan seekor sapi, 50 kilogram daging sapi, 20 kg iga (tulang–red) sapi, dan 40 ekor ayam untuk kebutuhan meugang.

VP Relations & Security Medco E&P Indonesia, Arif Rinaldi, dalam siaran pers diterima Waspada.id, Senin (12/4) menjelaskan, bantuan tersebut sebagai penghormatan perusahaan kepada warga yang menjalankan tradisi meugang.

“Kami selalu ikut berpartisipasi dan menghormati tradisi dan budaya masyarakat agar dapat dipertahankan,” kata Arif.

Sehari sebelumnya, perwakilan Manajemen Medco E&P bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) mengunjungi seorang pasien yang dirawat di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh. Begitu juga dengan sejumlah warga lain yang dirawat di RSUD Dr. Zubir Mahmud Aceh Timur.

“Kami terus memberikan perhatian penuh pada mereka yang dirawat. Mudah-mudahan kondisi warga terus membaik,” sebut Arif.

Sebagaimana diketahui, Sumur AS-11 milil PT Medco EP, sedang dalam proses perawatan rutin. Sejak Jum’at (9/4), sesaat setelah mendapat laporan warga mencium bau asap yang diduga berasal dari sumur AS-11, tim operasi Medco E&P segera menghentikan aliran sumur. Saat ini, kondisi sumur dan area sekitarnya dalam keadaan aman. (b11)

Berita terkait:

Korban Gas Beracun Jadi 20

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2