Pengelolaan DAK Tahun Ini Sistem Tender, DAK Disdikbud 2022 Rp30 Miliar - Waspada

Pengelolaan DAK Tahun Ini Sistem Tender, DAK Disdikbud 2022 Rp30 Miliar

- Aceh
  • Bagikan

SINGKIL (Waspada): Pengelolaan dana alokasi khusus (DAK) fisik di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) mulai tahun ini dilaksanakan melalui sistem tender di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kantor Bupati.

Sebelumnya pengelolaan dana yang bersumber dari anggaran pendapatan belanja negara (APBN) itu ditangani langsung secara swakelola oleh pihak sekolah, komite sekolah dan melibatkan Disdikbud setempat.

“Namun berbeda dengan tahun ini, untuk kegiatan fisik dilakukan dengan sistem tender oleh ULP,” Kata Kasubbag Program Disdikbud Mahidin kepada Waspada.id, Jumat (19/11) usai menggelar Rakor Dana Alokasi Khusus (DAK) yang diikuti seratusan kepala sekolah dan operator masing-masing di Hermes One Hotel Subulussalam.

Dikatakannya, karena pengelolaan anggaran DAK dengan sistem yang berbeda tersebut, sehingga Disdikbud melakukan Rapat Koordinasi (Rakor), Kepala Sekolah dan Operator Sekolah SD dan SMP bersama Pemerintah Daerah dalam pengelolaan dana DAK tahun 2021.

Disebutkannya dalam Rakor yang digelar itu untuk membahas sistem pengelolaan dana DAK dalam kegiatan pembangunan. “Yang dibahas tentang pengelolaan DAK, yakni sistem pengelolaan kegiatan fisik, penyediaan alat media pendidikan yang menjadi sebuah aset yang akan diinventarisir,” kata Mahadinin

Dijelaskannya, dalam kegiatan tersebut juga dipaparkan terkait sumber utama dalam perencanaan pembangunan yakni sinkronisasi perbaikan data pokok pendidik (Dapodik) di daerah.

Sementara untuk penerimaan DAK tahun ini senilai Rp39 milyar. Jumlah penerimaan ini mengalami penurunan tahun 2022 menjadi Rp30 miliar. “Nilai ini yang telah disetujui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,” ujarnya.

“Masih akan dilihat ke depan bagaimana pengelolaan sekarang, apakah lebih efektif dengan swakelola cara lama atau sistem saat ini, tergantung risiko yang akan dihadapi mendatang,” tambahnya.

Dari penerimaan dana tersebut akan disalurkan untuk pelaksanaan program sarana dan prasarana pendidikan di Aceh Singkil. Khususnya untuk jenjang tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Sementara untuk penerima manfaat dalam penyaluran DAK tersebut sebanyak 68 sekolah tingkat SD dan 21 sekolah tingkat SMP.

Sementara itu untuk kegiatan penyerapan dana yang di alokasikan untuk pendidikan katanya, bertujuan untuk perampungan sarana prasarana pendidikan, yang akan ditargetkan batu akan rampung pada 2024 mendatang.

Di samping target penuntasan sarana prasarana pendidikan mendatang, termasuk melakukan UKG untuk sertifikasi tenaga pendidikan agar mendapatkan tunjangan sertifikasi guru masing-masing, terangnya. (B25)

Keterangan Foto : Nara sumber dari Inspektorat Aceh Singkil Haristam saat memaparkan materi tentang Penata Usahaan Keuangan Daerah pada Rakor Kepala Sekolah, 15-17 Nopember 2021. Waspada/AriefH.

  • Bagikan