Waspada
Waspada » Pengedar Narkoba Diringkus
Aceh

Pengedar Narkoba Diringkus

Barang bukti sabu-sabu milik tersangka EDU disita tim opsnal Satres Narkoba Polres Aceh Timur, Senin (31/8). Waspada/Ist

PEUREULAK (Waspada): Salah seorang pengedar narkoba berhasil diringkus aparat keamanan di rumahnya di Dusun Peutua Cut, Desa Lhok Dalam, Kec. Peureulak, Kab. Aceh Timur. Bersama tersangka, polisi ikut menyita barang bukti sabu-sabu.

Tersangka berinisial EDU, 30, asal Dusun Peutua Cut, Desa Lhok Dalam, Kec. Peureulak, Aceh Timur. Barang bukti yang disita yakni tiga paket sabu yang dimasukkan dalam kotak ponsel, plastik bening yang didalamnya terdapat plastik klip, dua buah gunting penjepit, lima plastik paket kosong dan sebuah timbangan digital.

Pengungkapan kasus narkoba kali ini berawal dari anggota Satres Narkoba Polres Aceh Timur menerima informasi dari masyarakat sekitar yang mencurigai EDU sebagai pengedar barang haram jenis sabu-sabu. Lalu tim opsnal melakukan penyelidikan dan pengintaian ke lokasi, Senin (31/8) malam.

“Saat dilakukan penyelidikan pelaku EDU berada di rumah, namun petugas menemukan barang bukti apapun saat dilakukan penggeledahan badan. Tapi tiba-tiba dilakukan pemeriksaan sepeda motor Honda Blade BL 6062 DAP milik pelaku. Alhasil, petugas mendapati barang bukti sabu,” kata Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro, S.IK, MH, melalui Kasat Narkoba AKP Yasir Arafat Habibi Riza, kepada Waspada, Senin (7/9).

Ketika itu, lanjut Yasir, tersangka EDU mengakui narkoba jenis sabu yang ditemukan petugas di dalam bagasi sepeda motor tersebut milik EDU.

“Selanjutnya tersangka EDU bersama barang bukti (BB) diamankan ke polres guna pengusutan lebih lanjut,” terang Yasir seraya mengaku, setelah dikembangkan selama beberapa hari pihaknya gagal menangkap beberapa jaringan narkoba yang berkaitan dengan EDU.

Tersangka EDU diprasangkakan dengan Pasal 112 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman lima sampai dengan 12 tahun penjara.

“Kita akan terus menyelidiki kasus ini, karena tak tertutup kemungkinan masih ada tersangka lain yang terlibat dalam peredaran narkoba dalam wilayah hukum kita,” pangkas AKP Yasir Arafat Habibi Riza. (b11).

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2