Waspada
Waspada » Pencarian Korban Terseret Arus Dihentikan
Aceh

Pencarian Korban Terseret Arus Dihentikan

Tim yang terlibat pencarian korban terseret arus luapan Krueng Pudeng, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar, dihentikan setelah tujuh hari pencarian dan korban belum ditemukan, Jumat (2/4). Pencarian Korban Terseret Arus Dihentikan. Waspada/Ist
Tim yang terlibat pencarian korban terseret arus luapan Krueng Pudeng, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar, dihentikan setelah tujuh hari pencarian dan korban belum ditemukan, Jumat (2/4). Pencarian Korban Terseret Arus Dihentikan. Waspada/Ist

 

KOTA JANTHO (Waspada): Pencarian korban terseret arus saat banjir luapan Krueng Pudeng yang melanda Gampong Pudeng, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar pada 27 Maret 2021, lalu dihentikan.

Hingga hari Jumat, sesuai standar operasi prosedur (SOP) telah memasuki hari ketujuh, seluruh tim yg terlibat mengambil keputusan untuk menghentikan pencarian korban dan operasi pencarian korban dinyatakan ditutup.

“Pencarian korban terseret arus sungai, saat terjadi banjir di Gampong Pudeng dihentikan dengan hasil pencarian korban nihil atau belum ditemukan,” ujar Farhan AP, Kalaksa BPBD Aceh Besar, Jumat (2/4).

Keputusan itu diambil pukul 17.00 Wib setelah tim yang terlibat melakukan pencarian mengambil keputusan. “Hal ini telah dikomunikasikan dengan unsur Muspika setempat, Panglima Laot, Kepala Desa, keluarga korban dan masyarakat”.

Korban yang hilang saat banjir luapan Krueng Pudeng yakni Nurma, 65, warga Gampong Cirih, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh. Korban dilaporkan terseret arus saat pulang dari kebun dan melintasi arus sungai Pudeng yang saat itu meluap dan menggenangi Gampong Pudeng dan Pasie.

Kata Farhan, sejak hari kejadian hingga hari ini seluruh tim yang terlibat telah melakukan usaha pencarian dengan berbagai metode baik penyisiran melalui sungai hingga laut dengan melibatkan rubber boat dan boat nelayan, penyelam dari SAR, penyisiran lewat darat dari tebing sungai hingga ke bibir pantai.

Bahkan, terangnya, penyisiran juga diperluas hingga ke tebing karang di sepanjang garis pantai laut. Namun usaha tersebut masih belum membuahkan hasil.

Kalaksa BPBD Aceh besar Farhan AP pada kesempatan ini menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim yang sudah terlibat dan telah mengerahkan sumberdayanya untuk menunjang tugas kemanusian yang sudah menjadi tanggung bersama.

“Semoga keikhlasan kita dalam menjalankan tugas akan mendapatkan balasan yang setimpal dari Allah SWT. Kepada seluruh masyarakat yang selama ini sudah membantu dan keluarga korban juga agar selalu diberikan ketabahan,” harapnya. (b05)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2