Waspada
Waspada » Penambahan Jam PAI Mulai Diberlakukan Tahun Ajaran Baru
Aceh Pendidikan

Penambahan Jam PAI Mulai Diberlakukan Tahun Ajaran Baru

Penambahan jam PAI mulai diberlakukan pada tahun ajaran baru di Kabupaten Aceh Singkil. Kadisdikbud Khalilullah didampingi Kabid masing-masing menyampaikan pencapaian kinerja dinas, dan persiapan belajar tatap muka dihadapan Bupati Djlmusrid. Waspada/Ist
Penambahan jam PAI mulai diberlakukan pada tahun ajaran baru di Kabupaten Aceh Singkil. Kadisdikbud Khalilullah didampingi Kabid masing-masing menyampaikan pencapaian kinerja dinas, dan persiapan belajar tatap muka dihadapan Bupati Djlmusrid. Waspada/Ist

SINGKIL (Waspada): Penambahan jam PAI mulai diberlakukan pada tahun ajaran baru do Kabupaten Aceh Singkil.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Singkil mulai memberlakukan penambahan jam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk sekolah formal mulai tahun ajaran baru tahun ini.

Penambahan jam PAI mulai diberlakukan menyusul dikeluarkannya Peraturan Bupati (Perbup) nomor: 176 tahun 2019, tentang penambahan dan penetapan jam pelajaran PAI di Sekolah Dasar dan SMP di Kab Aceh Singkil, yang telah ditandatangani Bupati Dulmusrid, 2019 lalu.

Perbup sudah resmi diteken bupati dan mulai disosialisasikan kepada masing-masing kepala sekolah dan mulai diterapkan tahun ajaran baru ini, kata Kadis Dikbud Khalilullah kepada Waspada, di ruang kerjanya, Rabu (8/7).

Selanjutnya akan dilakukan pembagian tugas guru bidang studi, kemudian dinas akan memantau dan mengawasi pelaksanaannya.

Penambahan mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan amanat Undang-Undang Pendidikan sesuai kurikulum di Aceh, agar dikuatkan dengan peraturan bupati.

Ada penambahan 2 jam mata pelajaran PAI. Sebelumnya 4 jam, tahun ini menjadi 6 jam mata pelajaran PAI. Sedangkan SMP menjadi 5 jam per minggu.

Dan materi pelajarannya akan disesuaikan oleh masing-masing sekolah sesuai disiplin ilmu agama, guru masing-masing, terangnya.

Sementara itu, untuk persiapan sekolah belajar tatap muka, katanya, Dinas Pendidikan telah melakukan sosialisasi Senin (6/7) kemarin.

Begitupun, untuk keberlangsungan belajar tatap muka ini, pihak sekolah harus menyediakan sarana prasarana berupa masker, alat pemeriksa suhu tubuh, disinfektan dan penyemprot.

“Kemudian jam belajar tatap muka juga tetap akan disesuaikan dengan protokoler kesehatan. Dan hal ini harus disosialisasikan terlebih dahulu dengan orang tua sebelum berlangsung 13 Juli pekan depan,” ucap Khalil. (b25)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2