Waspada
Waspada » Pemuda Pengangguran Perkosa IRT Dan Bunuh Anaknya
Aceh Headlines

Pemuda Pengangguran Perkosa IRT Dan Bunuh Anaknya

Korban ditemani suaminya sedang menjalani perawatan. Pemuda pengangguran perkosa IRT dan bunuh anaknya. Waspada/dede
Korban ditemani suaminya sedang menjalani perawatan. Pemuda pengangguran perkosa IRT dan bunuh anaknya. Waspada/dede

BIREM BAYEUN (Waspada): Seorang pemuda pengangguran berinisi Sam, 36, warga Desa Alue Gadeng, Kec. Birem Bayeun, Kab. Atim diduga melakukan pemerkosaan  terhadap Bunga, bukan nama sebenarnya, 28, IRT dan dan membunuh anak korban.

Informasi yang wartawan himpun, pelaku masuk dalam rumah korban, suami korban Ay sedang pergi melaut. Kondisi rumah korban yang berada di tengah sawit dan jauh dari tetangga, dimanfaatkan pelaku untuk melakukan aksi bejatnya.

Rumah korban yang berada di tengah perkebunan sawit di Desa Alue Gadeng Kec. Birem Bayeun Kab. Atim, Sabtu (10/10). Pemuda pengangguran perkosa IRT dan bunuh anaknya. Waspada/dede
Rumah korban yang berada di tengah perkebunan sawit di Desa Alue Gadeng Kec. Birem Bayeun Kab. Atim, Sabtu (10/10). Pemuda pengangguran perkosa IRT dan bunuh anaknya. Waspada/dede

Saat pelaku masuk ke rumah korban, Bunga terbangun dan berteriak minta tolong, karena rumah warga yang jauh dari pemukiman di dalam kebun sawit sehingga tidak ada warga yang mendengar teriakan tersebut.

Namun saat korban berusaha melawan tersangka, anak korban R, 9, terbangun dan berteriak melihat pelaku berusaha melawan, namun pelaku membacok anak korban berulang kali kemudian memasukkannya ke dalam goni.

Selanjutnya pelaku membawa korban dan anak korban jauh ke dalam kebun sawit di pinggir sungai, korban dengan posisi kaki dan tangan diikat diperkosa oleh pelaku.

Saat pelaku turun ke sungai, korban berhasil melarikan diri dan meminta bantuan ke warga, namun karena tidak sanggup menggendong anaknya yang sudah di dalam goni, korban meninggalkannya di lokasi kejadian. Sedangkan korban mengalami luka sayat di telapak tangan kanan dengan luka 6 jahitan.

Kapolres Langsa AKBP Giyarto melalui Kapolsek Birem Bayeun, Iptu Eko Hadianto, SE, MH yang dikonfirmasi membenarkan peristiwa pemerkosaan dengan dugaan pembunuhan tersebut.

“Benar telah terjadi peristiwa pemerkosaan, anak korban R, 9 sampai saat ini juga belum ditemukan. Sementara pihak kepolisian sedang memburu pelaku,” terangnya singkat.(b13)

 

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2