Pemko Respon Cepat Pencegahan Penyebaran COVID-19 - Waspada

Pemko Respon Cepat Pencegahan Penyebaran COVID-19

  • Bagikan
Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman. Waspada/Ist
Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman. Waspada/Ist

BANDA ACEH (Waspada): Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman menjelaskan, sudah berbagai upaya dilakukan demi pencegahan Corona, namun peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan.

“Banda Aceh sendiri sudah banyak melakukan kegiatan dalam rangka pencegahan penyebaran COVID-19. Mulai dari membentuk Tim Siaga yang diketuai Wali Kota dan Forkopimda,” ujar Aminullah menjawab Waspada di Banda Aceh, Rabu (29/4)

Kemudian, lanjutnya, Pemko membentuk tim siaga pencegahan COVID-19 Kecamatan dan Gampong (Desa) agar sosialisasi lebih meluas hingga ke pelosok gampong.

Selanjutnya, Aminullah juga menyampaikan kebijakan dan langkah-langkah strategis lain, seperti mengeluarkan imbauan dan seruan sebagai bentuk sosialisasi dan edukasi kepada warga untuk memutus mata rantai penyebaran wabah Corona.

Tidak berhenti disitu, program lain yang telah dilakukan juga disampaikan, yakni menganggarkan dana Rp19,7 M untuk pengadaan APD dan kegiatan pencegahan lainnya.

Kemudian menyiapkan RS Meuraxa sebagai RS rujukan COVID-19, melakukan pendataan dan pemantauan PDP, OPD dan pasien positif setiap hari, refocusing APBK hingga Rp127 miliar, mendistribusikan berbagai bantuan dari pusat dan provinsi untuk warga terdampak dan memberikan bantuan kepada 192 disabilitas untuk meringankan beban mereka selama wabah Corona.

Selain itu, Wali Kota juga menyampaikan Pemko telah menyalurkan bantuan yang bersumber dari zakat Baitul Mal senilai Rp4,9 miliar untuk 6.653 mustahiq (penerima) dalam wilayah Kota Banda Aceh.

Diskon PDAM Dan Pasar Murah

“Kemudian kita juga telah memberi diskon 50 persen tagihan air PDAM bagi warga kurang mampu dan menggratiskan tagihan air untuk tempat ibadah,” ungkap Aminullah.

Menyalurkan bantuan untuk 17.688 KK selama April s/d Juni, penyemprotan disinfektan di 300 area publik, memasang 50 wastafel portabel hingga menghidupkan UMKM dengan memberikan order menjahit 100 ribu masker juga telah dilakukan Pemko sebagai program pencegahan COVID-19.

“Kita juga telah menggelar pasar murah online dengan jumlah kupon 7000 lembar. Warga kota dapat menebus sembako seharga Rp150 ribu hanya dengan Rp100 ribu saja,” tambah Wali Kota.

Katanya, semua yang telah dilakukan tersebut merupakan upaya-upaya Pemko Banda Aceh bersama Forkopimda dalam rangka memutus mata rantai pencegahan COVID-19.

Ia berharap, semua pihak dapat mematuhi semua imbauan dan seruan pemerintah agar pandemi Corona cepat berlalu dari Banda Aceh, Aceh dan Indonesia bahkan di seluruh dunia. (b04)

  • Bagikan