Waspada
Waspada » Pemko Langsa Diminta Tertibkan Kios Liar
Aceh

Pemko Langsa Diminta Tertibkan Kios Liar

Pemko Langsa diminta tertibkan kios liar yang berada di seputaran Latos. Waspada/Dede
Pemko Langsa diminta tertibkan kios liar yang berada di seputaran Latos. Waspada/Dede

LANGSA (Waspada): Pemko Langsa diminta tertibkan kios liar yang berada di seputaran Langsa Town Square (Latos), karena diduga tidak memiliki izin juga merusak tata ruang pasar.

“Kita minta segera Pemko Langsa menertibkan bangunan kios liar tersebut,” tegas Anggota DPRK Langsa, Komisi IV, Ferizal Amri SPd, Jumat (17/4).

Menurut politisi muda Partai Demokrat itu, persoalan penertiban kios liar tersebut sudah sering sekali disuarakan oleh para anggota dewan.

Namun kondisi di lapangan kios liar semakin banyak, bak jamur tumbuh pada musim hujan, sebutnya.

Sejumlah kios bangunan liar yang didirikan oleh para pedagang di sekitaran Latos, Jumat (19/4). Waspada/Dede
Sejumlah kios bangunan liar yang didirikan oleh para pedagang di sekitaran Latos, Jumat (19/4). Waspada/Dede

Kalaulah hal ini tidak mendapat perhatian khusus oleh Pemko Langsa, dikhawatirkan Latos akan terlihat kumuh dan kesannya amburadul.

“Harus cepat diambil tindakan dan penertiban dengan mengerahkan Satpol PP untuk membersihkan areal Latos tersebut,” tegas Fery.

Hal miris juga terlihat, di mana areal parkir Latos juga sebagian telah digunakan para pedagang berjualan karenanya Pemko Langsa diminta tertibkan kios liar.

Maka secara otomatis areal tersebut sempit ketika ada pembeli untuk parkir.

Hingga saat ini Pemko Langsa terindikasi tebang pilih dalam penegakan qanun Kota Langsa.

“Pemko Langsa harus berani mengambil sikap dalam penertiban kios liar dimaksud,” ujar Fery.

Kaji Ulang Kontrak Kerja

Hal senada juga diungkapkan Ketua Komisi IV DPRK Langsa, T Helmi Mirza, bahwa Pemko Langsa harus mengkaji ulang kontrak dengan pihak pengembang Latos yang dinilai telah banyak merugikan.

Hari ini seperti PAD restribusi maupun retribusi sampah tidak masuk dalam PAD Pemko Langsa, inikan hal yang sangat kita sayangkan di mana Pemko Langsa sedang menggejot PAD-nya, kata Helmi.

“Bagaimana PAD Kota Langsa bisa optimal sedangkan Pemko Langsa saja dalam menjalankan aturannya tebang pilih,” ucap Helmi yang juga Ketua Percepatan PAD Kota Langsa.

Masih menurutnya, jangan ketika dewan berteriak-teriak baru Pemko Langsa terbangun dari tidurnya, seharusnya dalam menjalankan roda pemerintah yang baik harus menjalankan qanun secara baik dan berkesinambungan.

“Kalau sudah dipecut baru kerja, tapi kalau dewan diam, Pemko Langsa juga pura-pura pikun,” kecam Helmi dengan nada geram.

Tidak Ada Izin

Sementara itu Sekdakot Langsa, Syahrul Thaib MAP, yang coba dikonfirmasi wartawan mengatakan agar menghubungi instansi yang terkait.

“Maaf saya masih sibuk, coba konfirmasi ke instansi bersangkutan saja,” pinta Syahrul.

Terpisah Kadis Koperindagkop dan UKM, Drs Zulhadisyah S MSP, menyiratkan bahwa hingga saat ini tidak ada izin keberadaan kios tersebut.

“Tidak ada izin kios yang didirikan di sekitaran Latos tersebut,” tutup Zulhadisyah singkat. (m43)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2