Pemkab Pidie Dan Pemerintah Pusat Tetap Berusaha Kurangi Kawasan Kumuh

- Aceh
  • Bagikan

SIGLI (Waspada): Pemerintah Kabupaten Pidie bersama pemerintah pusat tetap berusaha mengurangi kawasan kumuh setiap tahun, demikian Plt Asisten II Setdakab Pidie Ir. H Tarmizi.

“Saat ini penetapan luasan kumuh Kabupaten Pidie dalam SK Kumuh tahun 2021, meliputi 65 gampong, 10 kecamatan, dengan luasan 294,3 Ha,” kata Plt Asisten II Setdakab Pidie, Ir. H Tarmizi, ketika membuka Loka Karya Program Kotaku di Cempaka Hotel, Sigli, Selasa (30/11).

Sebut dia, sesuai SK kumuh 2021, penetapan luasan kumuh di Kabupaten Pidie meliputi 65 gampong (desa), 10 kecamatan dengan luas 294,3 Ha. Identifikasi kekumuhan, ini tetap dilakukan mengacu pada peraturan Menteri PUPR Nomor 14 tahun 2018.

Hal ini kata dia, tentunya menjadi perhatian bersama antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat dalam menangani penurunan angka luasan kumuh setiap tahun melalui kegiatan yang dilaksanakan oleh setiap SKPK terkait, serta sektor lainnya melalui kolaborasi penanganan kumuh.

Sementara, Koordinator Kota, Kabupaten Pidie, M.Adi Iswandy, S.Sos, dalam kesempatan itu mengatakan dalam usaha penanganan kumuh di Kabupaten Pidie perlu adanya sinergitas perencanaan, dan pelaksanaan penanganan kumuh di daerah berjalan selaras, konfrehensif dan perlu dilakukan secara berkolaborasi besar.

Karena itu sebut dia, dengan adanya Lokakarya bertajuk ‘Kolaborasi penaganan permukiman kumuh’ ini yang berkolaborasi dengan berbagai organisasi perangkat daerah, dan pemangku kepentingan lainnya diharapkan bisa terwujud. “Terutama komitmen yang sudah terbangun melalui SKPK dan program sektor lainya,” pungkasnya. (b06)

Plt Asisten II Setdakab Pidie Ir H Tarmizi saat membuka Lokakarya di Cempaka Hotel, Sigli, Selasa (30/11). Waspada/Ist

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *