Pemerintah Aceh Teken Keberlanjutan Sewa KMP Aceh Hebat 2 Dengan ASDP

- Aceh
  • Bagikan
Sekda Aceh, Taqwallah, menyerahkan dokumen penandatanganan kontrak perjanjian sewa kapal KMP Aceh Hebat 2 antara Pemerintah Aceh dan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) yang diterima Direktur Komersial dan Pelayanan PT ASDP Indonesia Ferry, Yusuf Hadi, di Jakarta, Rabu, (11/5). Waspada/Ist
Sekda Aceh, Taqwallah, menyerahkan dokumen penandatanganan kontrak perjanjian sewa kapal KMP Aceh Hebat 2 antara Pemerintah Aceh dan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) yang diterima Direktur Komersial dan Pelayanan PT ASDP Indonesia Ferry, Yusuf Hadi, di Jakarta, Rabu, (11/5). Waspada/Ist

JAKARTA (Waspada): Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, dr.Taqwallah M.Kes., menandatangani dokumen kontrak perjanjian sewa kapal KMP Aceh Hebat 2 antara Pemerintah Aceh dan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) di Jakarta, Rabu (11/5).

Sekda mengatakan, KMP Aceh Hebat 2 yang melayani lintasan Ulee Lheue– Balohan dioperasikan oleh PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Banda Aceh melalui mekanisme perjanjian sewa. “Ini merupakan sebuah kolaborasi dalam menciptakan pelayanan angkutan penyeberangan yang lebih baik kepada masyarakat Aceh,” kata Sekda saat menyampaikan sambutan atas nama Gubernur Aceh.

Sekda menyebutkan, perjanjian sewa kapal Aceh Hebat 2 dengan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) ini berlangsung selama 5 tahun dengan total nilai sewa mencapai 9.3 miliar lebih.

Perjanjian sewa kapal ini, sebut Taqwallah, adalah upaya pemanfaatan aset Pemerintah Aceh yang berpedoman pada Qanun Aceh Nomor 14 tahun 2017 Tentang Pengelolaan Barang Milik Aceh.

Ia menekankan kepada manajemen PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) supaya pemanfaatan aset Pemerintah Aceh ini benar-benar diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat Aceh.

“Semoga keberlanjutan operasional kapal KMP Aceh Hebat 2 ini akan terus mendorong terbentuknya konektivitas wilayah di Provinsi Aceh, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan sektor pariwisata, sosial, budaya, dan ekonomi wilayah,” sebut Taqwallah.

Lintasan Ulee Lheue – Balohan merupakan lintasan yang sangat sibuk dan padat, dimana per hari terdapat 4.000 hingga 5.000 orang yang menyeberang dari Banda Aceh ke Sabang maupun sebaliknya.

Berdasar data yang dihimpun sejak pelayaran perdana pada awal 2021 hingga April 2022 , KMP Aceh Hebat 2 telah mengangkut 300.683 penumpang, 74.058 kendaraan roda 2 dan roda 3, serta 12.132 kendaraan roda 4.

Kehadiran kapal berkapasitas 1.186 GT (Gross Tonage) ini juga sangat terasa manfaatnya dalam memperlancar kunjungan pariwisata ke Sabang, khususnya saat peak season seperti libur lebaran tahun ini.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Komersial dan Pelayanan PT ASDP Indonesia Ferry, M Yusuf Hadi menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan oleh Pemerintah Aceh kepada pihaknya. “Suatu kebanggaan dan keberkahan bagi kami karena telah dipercaya untuk mengoperasikan kapal Aceh Hebat 2,” sebutnya.

Yusuf juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Aceh dalam mewujudkan operasional transportasi penyeberangan yang lebih representativ. Komitmen ini, tambahnya, tercermin dari pelaksanaan perjanjian sewa kapal KMP Aceh Hebat 2 berdurasi selama 5 tahun. “Ini sebuah jaminan yang berkesinambungan bagi kami sebagai operator, sehingga kami bisa menyiapkan kualitas operasional dan pelayanan yang lebih baik,” sebutnya.

Selain itu, Yusuf juga menyampaikan bahwa pihaknya siap untuk terus berkolaborasi dan bersinergi dengan Pemerintah Aceh dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Aceh. “Kami titip kepada jajaran manajemen PT ASDP Cabang Banda Aceh untuk selalu berkoordinasi dengan Dishub Aceh,” ujarnya. (b03)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *